Kemenhub Masih Kaji Penerapan GeNose di Bandara Soekarno-Hatta

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas mengantre saat simulasi pelayanan GeNose C19 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis, 8 April 2021. GeNose merupakan alat deteksi yang dibuat oleh peneliti Universitas Gajah Mada (UGM) . ANTARA/Fikri Yusuf

    Sejumlah petugas mengantre saat simulasi pelayanan GeNose C19 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis, 8 April 2021. GeNose merupakan alat deteksi yang dibuat oleh peneliti Universitas Gajah Mada (UGM) . ANTARA/Fikri Yusuf

    TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Perhubungan masih mengkaji penerapan layanan tes GeNose untuk Covid-19 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, mengatakan pembukaan layanan GeNose di simpul angkutan udara dilakukan secara bertahap.

    “Soekarno-Hatta adalah bandara dengan volume penumpang terbesar sehingga perlu persiapan sebaik-baiknya untuk menerapkan GeNose,” ujar Adita saat dihubungi pada Rabu, 14 April 2021.

    Kemenhub mengizinkan penggunaan tes kesehatan GeNose sebagai syarat perjalanan penumpang di bandara sejak 1 April 2021. Pada tahap pertama, layanan GeNose baru diterapkan di delapan bandara. Tiga di antaranya ialah bandara milik PT Angkasa Pura I dan lima lainnya milik PT Angkasa Pura II.

    Kelima bandara Angkasa Pura II yang melayani tes GeNose adalah Bandara Internasional Husein Sastranegara Jawa Barat, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bandara Internasional H.A.S Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Bandara Depati Amir Pangkal Pinang, dan Bandara Sultan Thaha Jambi.

    Sedangkan tiga bandara yang dikelola Angkasa Pura I dan kini menyediakan layanan GeNose adalah Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Internasional Juanda Surabaya, dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Adita mengatakan Kementerian akan lebih dulu mengevaluasi penerapan tes kesehatan yang sampelnya diambil dari embusan napas itu di delapan bandara sebelum memperluas layananan.

    “Maka kita tunggu saja bagaimana evaluasi implementasi di tempat lain,” tutur Adita.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sebelumnya menyebut layanan tes GeNose akan mulai diterapkan di Bandara Soekarno-Hatta dalam waktu dekat. “GeNose ini sudah diaplikaikan di beberapa bandara dan di Soekarno-Hatta akan mulai Mei,” tutur Sandiaga saat ditemui di kantornya, Senin, 12 April.

    Tes kesehatan GeNose, tutur Sandiaga, diminati wisatawan. Selain lebih murah dibandingkan dengan tes kesehatan lainnya, yakni Rp 40 ribu sekali tes, hasil pemeriksaan GeNose bisa keluar dalam waktu 15-30 menit.  Namun, Sandiaga mengakui saat ini jumlah layanan GeNose masih terbatas, yakni 1.000 tes per hari.

    Baca Juga: Tes GeNose di Saat Puasa Sebaiknya Jangan Lebih dari 6 Jam Setelah Sahur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.