Erick Thohir Ingin Pertashop Jadi Salah Satu Basis Penguatan Ekonomi Umat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau PT INKA di Madiun, Jawa Timur, Jumat 19 Maret 2021. ANTARA/HO-Dokumentasi Kementerian BUMN.

    Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau PT INKA di Madiun, Jawa Timur, Jumat 19 Maret 2021. ANTARA/HO-Dokumentasi Kementerian BUMN.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah sekaligus Menteri BUMN, Erick Thohir meresmikan Pertashop untuk Pondok Pesantren di Desa Surusunda, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap pada hari ini, Minggu 11 April 2021.

    Dalam sambutannya, Erick Thohir menyampaikan bahwa Pertashop merupakan sarana kemitraan dari Pertamina yang bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    "Pertashop ini bagian dari BUMN dalam penguatan ekonomi masyarakat, seperti salah satunya di Pondok Pesantren Nurul Qur'an Karangpetir ini," kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Ahad, 11 April 2021.

    Kerja sama antara Pertashop dengan Pondok Pesantren Nurul Qur’an Karang Petir ini sudah sesuai dengan 4 Pilar dalam Masyarakat Ekonomi Syariah yang berfokus pada pengembangan pasar industri halal di dalam dan luar negeri, pengembangan industri keuangan syariah nasional, investasi bersahabat yang melibatkan pengusaha di daerah dan pengembangan ekonomi syariah dari pedesaan dan pesantren secara berkelanjutan.

    Program kemitraan Pertashop dari Pertamina dengan Pondok Pesantren ini merupakan inovasi baru. Tidak hanya menumbuhkan kemandirian ekonomi pondok pesantren, hadirnya Pertashop sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di wilayah Kabupaten Cilacap sesuai kebijakan pembangunan daerah yaitu 'Bangga Mbangun Desa'.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.