Banjir Semarang, Ganjar Instruksikan Rumah Pompa Dioperasikan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengevakuasi diri secara mandiri menggunakan perahu ke tempat yang lebih tinggi akibat banjir di Kelurahan Trimulyo, Genuk, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 8 Februari 2021. Personel gabungan TNI-Polri, serta BPBD Semarang telah berupaya membujuk warga untuk dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi, namun sebagian warga memilih bertahan di permukiman yang masih terendam banjir karena khawatir dengan harta benda mereka. ANTARA FOTO/Aji Styawan

    Warga mengevakuasi diri secara mandiri menggunakan perahu ke tempat yang lebih tinggi akibat banjir di Kelurahan Trimulyo, Genuk, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 8 Februari 2021. Personel gabungan TNI-Polri, serta BPBD Semarang telah berupaya membujuk warga untuk dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi, namun sebagian warga memilih bertahan di permukiman yang masih terendam banjir karena khawatir dengan harta benda mereka. ANTARA FOTO/Aji Styawan

    TEMPO.CO, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar rumah-rumah pompa di Kota Semarang terus dioperasikan hingga akhir Februari 2021. Hal ini harus dilakukan agar banjir yang masih menggenangi beberapa wilayah di Semarang dapat segera surut.

    Hingga kini, kata Ganjar, masih terdapat genangan di beberapa titik, seperti di kota lama dan di sekitar bandara. "Kita coba cek pompanya, alhamdulillah hidup. Maka itu kita minta pompa untuk ditungguin, mudah-mudahan Insya Allah kalau hari ini tidak ada hujan yang lebat, mudah-mudahan siang ini sudah kering," katanya di Semarang, Rabu, 24 Februari 2021.

    Ganjar juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana dan pejabat di pemerintah kota Semarang untuk aktif memantau pompa-pompa yang ada untuk menyedot banjir. Selain itu untuk memastikan tidak ada pompa yang rusak karena kondisi cuaca seperti ini akan berlangsung hingga akhir Februari 2021.

    Saat berada di kawasan Puri Anjarmoro, Ganjar memperhatikan sejumlah ruko yang tampak masih tergenang banjir. Ia lalu menuju ke arah Semarang Indah dan melihat Rumah Pompa Madukoro serta menyempatkan berbincang dengan petugas rumah pompa.

    ADVERTISEMENT

    Di tempat tersebut, Ganjar sempat melihat tiga pompa menyala dengan keluaran air yang cukup deras mengalir ke aliran Sungai Banjir Kanal Barat. Ia kemudian melanjutkan pengecekan Banjir Semarang ke rumah pompa di Jembatan Mberok, Kota Lama Semarang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.