Tol Trans Sumatera, Pembebasan Lahan Betung - Jambi Ditargetkan Tuntas Juni 2021

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara gerbang Tol Keramasan di Desa Ibul Besar III, Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Jumat 18 Desember 2020. Pengelola Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayu Agung - Palembang membuka gerbang tol Keramasan agar dapat dilalui secara fungsional selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Foto udara gerbang Tol Keramasan di Desa Ibul Besar III, Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Jumat 18 Desember 2020. Pengelola Jalan Tol Trans Sumatera ruas Kayu Agung - Palembang membuka gerbang tol Keramasan agar dapat dilalui secara fungsional selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan tugas (satgas) pembebasan lahan Jalan Tol ruas Betung (Simpang Sekayu, Musi Banyuasin)-Tempino-Jambi menargetkan kebutuhan lahan seluas 1.106 hektare terpenuhi paling lambat Juni 2021. Pembebasan ini terkait pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin Apriyadi mengatakan target itu agar proyek strategis nasional tersebut dapat melakukan pekerjaan konstruksi pada 2021.
    “Jika penyediaan lahannya cepat, maka target 2022 sudah operasional bisa terwujud,” kata Apriyadi, Jumat, 5 Februari 2021.

    Ruas tersebut akan melintasi wilayah Muba sepanjang 131 kilometer di Kecamatan Lais, Babat Supat, Keluang, Tungkal Jaya, Sungai Lilin, dan Bayung Lencir serta melewati delapan perusahaan yakni PT Medco, PT Babat Agung Mandiri, PT Sentosa Mulia, PT Bumi Persada, PT Argo Bumi Lestari, PT Batu Rona Adi Mulia, PT Hindoli dan PT Sawit Mas.

    Untuk mendukung pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera tersebut, Pemkab Muba sudah meningkatkan kemantapan sejumlah ruas jalan yang akan terhubung dengan exit tol (pintu keluar) Jalan Tol Trans Sumatera pada ruas Betung (Sp. Sekayu)-Tempino -Jambi sepanjang 191 Kilometer.

    ADVERTISEMENT

    Peningkatan jalan sudah dilakukan di jalan Sukarami-Simpang Sari-Tanah Abang-Saud-Selabu- Dawas-Berlian Makmur (C2) sepanjang 23,315 kilometer.

    Jalan ini merupakan salah satu ruas jalan strategis kabupaten yang menghubungkan dua ruas jalan nasional yaitu jalan negara Sekayu-Mangun Jaya-Lubuk Linggau dan jalan negara Betung - Sungai Lilin-Jambi.

    "Ruas jalan Sukarami-C2 ini diharapkan menjadi ruas jalan yang terhubung langsung dengan rencana exit tol Betung-Jambi," kata dia.

    Pemkab Muba dari awal mengharapkan exit tol tersebut terkoneksi dengan kawasan pusat industri “Segitiga Emas” di daerah sentra penghasil komoditas karet, sawit dan batubara yakni di Kecamatan Sungai Lilin, Tungkal Jaya dan Bayung Lencir.

    Terkait kesiapan pembangunan tol, Pemkab Muba telah membentuk satgas untuk pembebasan lahan. Saat ini sedang tahapan sosialisasi ke warga.

    Pembangunan Jalan Tol Betung-Jambi yang masuk dalam program Jalan Tol Trans Sumatera ini ditargetkan melakukan pekerjaan konstruksi pada 2021 dengan harapan pada 2024 sudah tersambung.

    Tol Betung (Sp.Sekayu)-Tempino-Jambi yang masuk dalam Jalan Tol Trans Sumatera ini ditargetkan beroperasi pada 2022. Tol yang dibangun PT Hutama Karya (Persero) tersebut ditaksir menelan investasi senilai Rp 21,31 triliun.

    Baca Juga: Tol Trans Sumatera Kekurangan Dana, Tim Luhut Kaji Pembentukan BLU
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.