Data PDB Dirilis Pagi Ini, Pertumbuhan Ekonomi Q4 2020 Diperkirakan -3,1 Persen

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia kemungkinan menyusut 3,1 persen (year on year/yoy) pada kuartal IV 2020, menyusul penurunan 3,49 persen pada kuartal sebelumnya.

    Dari konsensus ekonom yang dirilis Bloomberg, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2020 diperkirakan akan menyusut 2,2 persen.

    Dari data yang dikumpulkan, proyeksi pertumbuhan ini menunjukkan sedikit perubahan dalam aktivitas transportasi dan sedikit peningkatan dalam pengukuran aktivitas ritel sepanjang kuartal keempat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, di tengah rata-rata sedikit pelonggaran ukuran jarak sosial.

    Untuk mendukung pemulihan, pemerintah meningkatkan pencairan paket stimulus sehingga belanja pemerintah menguat. Di sisi lain, ekspor neto diyakini akan mengalami penguatan.

    Namun, kurva penurunan penularan Covid-19 belum merata dan langkah-langkah jarak sosial harus diperketat kembali pada akhir Desember. Alhasil, kebijakan tersebut membuat kegiatan masyarakat menurun, terutama konsumsi.

    Kontraksi yang semakin mendalam juga tampak pada kredit konsumen dan bisnis sepanjang kuartal keempat. Menurut Bloomberg, hal ini terjadi meskipun survei menunjukkan peningkatan kepercayaan selama periode tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.