Vaksin Covid-19 Resmi Tiba di Indonesia, IHSG Meroket ke Level 5.882,95

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pialang melintas di depan papan Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Pialang melintas di depan papan Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini dibuka menguat seiring naiknya bursa global dan sentimen vaksin Covid-19  Sinovac yang tiba di Indonesia.

    IHSG pada pukul 09.00 WIB pada Senin, 7 Desember 2020, terpantau naik 1,25 persen 72,47 poin menjadi 5.882,95. Sebanyak 223 saham terpantau menguat, 26 saham koreksi, dan 165 saham stagnan.

    Adapun saham BUMN farmasi PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) dan PT Indofarma Tbk. (INAF) menjadi top gainers sementara dengan kenaikan masing-masing 7,89 persen dan 7,67 persen.

    Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat, 4 Desember 2020, IHSG terkoreksi 0,21 persen menjadi 5.810. Saham sektor pertanian mengalami koreksi paling dalam sebesar 2,40 persen setelah mendapat dorongan dari sentimen pemangkasan bea impor CPO di India.

    Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) menguat 0,83 persen pada perdagangan akhir pekan lalu. Dalam waktu yang sama, EIDO (reksa dana iShares MSCI Indonesia ETF) juga terapresiasi 0,09 persen di Bursa New York.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.