IHSG Ditutup Melemah Usai 3 Hari Menguat, Saham BRI Catat Transaksi Terbesar

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup pada zona negatif pada perdagangan Jumat, 4 Desember 2020, menandai pelemahannya setelah menguat selama tiga hari beruntun pada awal Desember.

    Setelah dibuka pada level 5.820,820, indeks acuan terus melemah hingga ke posisi 5.810,483, turun 0,21 persen atau 12,46 poin pada akhir perdagangan hari ini.

    Padahal, sebelumnya, IHSG ditutup pada posisi menguat 0,15 persen atau 8,95 poin ke level 5.822,942.

    Pada akhir perdagangan hari ini, sebanyak 190 saham menguat, 265 melemah dan 162 stagnan.

    Adapun, nilai transaksi pada akhir perdagangan hari ini sebanyak Rp 13,06 triliun, dengan nilai jual bersih asing sebesar Rp 84,49 miliar. Hingga saat ini, aksi jual beli saham masih didominasi oleh pelaku pasar dalam negeri.

    Berdasarkan besaran transaksinya, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI (BBRI) membukukan nilai transaksi terbesar sejauh ini sebesar Rp 648,43 miliar, menyusul di belakangnya adalah PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan nilai transaksi sebesar Rp 572,67 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.