Luhut: Kalau Sesuai Rencana, Pasokan Vaksin Covid-19 Siap di Bulan Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Senin (02/11/2020).Fotografer : Pongki

    Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Senin (02/11/2020).Fotografer : Pongki

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan optimistis perekonomian Indonesia akan tumbuh positif pada tahun depan. Sebab, ia mengklaim Indonesia bisa menekan pandemi Covid-19.

    Saat ini, Presiden Joko Widodo memang telah menugaskan Luhut untuk mengoordiasikan upaya pengendalian pandemi di Tanah Air, khususnya pada delapan provinsi yang mencakup lebih dari 70 persen kasus di Indonesia.

    "Jika semua berjalan sesuai rencana, Insya Allah kami berharap pasokan vaksin Covid-19 sudah siap pada Desember 2020 dan segera ditindaklanjuti dengan vaksinasi yang ekspansif di seluruh negeri pada 2021," ujar Luhut dalam acara 2020 International Convention on Indonesia Upstream Oil and Gas, Rabu, 2 November 2020.

    Luhut menyadari bahwa dampak pandemi Covid-19 menyebabkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto di Asia diperkirakan menyusut 2,9 persen pada 2020. Untuk kawasan Asean, penyusutan PDB diperkirakan sebesar 2,8 persen. "Tapi kami optimistis badai akan berlalu."

    Untuk itu, dia menawarkan kepada para pemodal untuk mempertimbangkan Indonesia sebagai tujuan investasi. Pasalnya, ujar dia, Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN dengan 273 juta orang dan PDB lebih dari US$ 1 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.