IHSG di Zona Merah, Awal Perdagangan Turun 0,46 Persen

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivitas pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Penurunan IHSG siang ini merupakan penurunan terendah selama sepekan. Tempo/Tony Hartawan

    Aktivitas pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 10 September 2020. Penurunan IHSG siang ini merupakan penurunan terendah selama sepekan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG berada di zona merah pada awal perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Rabu, 7 Oktober 2020.

    Melansir data RTI, pada pukul 09.04 WIB, IHSG berada pada level 4.976,1 atau turun 23 poin(0,46 persen) dibanding penutupan sebelumnya di 4.976,5.

    Sebanyak 220 saham melaju di zona hijau dan 36 saham di zona merah. Sedangkan 106 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 587,3 miliar dengan volume 973,1 juta saham.

    Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan menjelang rilis data perekonomian cadangan devisa yang disinyalir masih  berada dalam kondisi stabil akan turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG pada hari ini. Dia mengatakan pola gerak IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya. 

    Sentimen dari fluktuasi nilai tukar Rupiah serta harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG.

    "Dari ini IHSG berpotensi bergerak dalam zona hijau," kata William dalam keterangan tertulis Rabu, 7 Oktober 2020.

    Adapun dia memperkirakan IHSG bergerak di kisaran 4.889 hingga 5.123 hari ini.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.