PLN Nyalakan Kembali Gardu Listrik Terdampak Banjir Bandang Sukabumi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah relawan gabungan mengevakuasi material kayu yang terbawa pasca  banjir bandang di  Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, 22 September 2020. Data sementara yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dampak akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug, mengakibatkan 12 rumah hanyut dan 85 rumah terendam. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Sejumlah relawan gabungan mengevakuasi material kayu yang terbawa pasca banjir bandang di Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, 22 September 2020. Data sementara yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dampak akibat banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cicurug, mengakibatkan 12 rumah hanyut dan 85 rumah terendam. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN telah menyalakan kembali seluruh gardu terdampak banjir bandang yang melanda kampung Cibuntu, Desa Pesawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

    "Pagi ini Pihak PLN Masih melakukan pendataan terhadap jumlah peralatan kelistrikan yang terdampak dan upaya yang bisa dilakukan PLN untuk segera memulihkan listrik di wilayah Cicurug," kata Manager PLN UP3 Sukabumi, Ichwan Sahroni dalam keterangan tertulis, Selasa, 22 September.

    Sebelum menyalakan aliran listrik, PLN telah memastikan bahwa gardu, jaringan, dan instalasi pelanggan aman. PLN melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir.

    Listrik kembali dinyalakan setelah PLN menandatangani berita acara dengan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat yang menyatakan instalasi listrik di rumah warga aman.

    Sebelumnya curah hujan tinggi yang mengguyur Jawabarat sejak sore kemarin, 21 September 2020, menyebabkan aliran sungai Cibuntu meluap dan mengakibatkan banjir bandang menerjang Perkampungan padat di daerah sekitar sungai yakni kampung Cibuntu, desa pesawahan Kecamatan Cicurug.

    Ichwan Sahroni mengatakan Kejadian banjir bandang ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB kemarin, yang mengakibatkan 4 Gardu PLN tidak dioperasikan demi keselamatan masyarakat. Namun saat ini ke empat gardu tersebut berhasil dnormalkan.

    Kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang, PLN menyampaikan bahwa listrik dinyalakan kembali secara bertahap guna menjamin keselamatan warga. "Karena kami mementingkan keselamatan jiwa pelanggan, sebelum menyalakan listrik di rumah, warga juga harus berhati-hati, pastikan peralatan listrik di rumah sudah bersih dan kering sebelum digunakan, karena ini juga berpotensi menyebabkan tersetrum," ujarnya.

    Untuk informasi layanan kelistrikan selama banjir ini warga dapat menghubungi Contact Center PLN 123 dengan cara menekan kode area dilanjutkan dengan 123.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.