Selasa, 22 September 2020

Akibat Pandemi Covid, Sri Mulyani Akui Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani menerima laporan pandangan dari anggota DPR dalam rapat paripurna ke-2 masa persidangan I tahun sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2020. Rapat tersebut dihadiri 76 orang secara fisik dan 230 orang secara visual. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Keuangan Sri Mulyani menerima laporan pandangan dari anggota DPR dalam rapat paripurna ke-2 masa persidangan I tahun sidang 2020-2021 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2020. Rapat tersebut dihadiri 76 orang secara fisik dan 230 orang secara visual. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kondisi pandemi Covid-19 ini berkontribusi pada kenaikan angka kemiskinan. Selama tujuh bulan pandemi berlangsung, menurutnya, telah menyebabkan kenaikan dari jumlah kemiskinan di Indonesia.

    "Kalau kita lihat di Indonesia sendiri kemiskinan kita sudah meningkat yang tadi sudah mencapai di 9,4 persen. Sejarah Indonesia itu mungkin kemiskinan terendah, dan sekarang sudah kembali kepada 9,78 persen," kata saat sambutan Pertemuan Ilmiah Ikatan Widyaiswara Indonesia secara virtual, Rabu, 16 September 2020.

    Selain kemiskinan, kata Sri Mulyani, akibat dari pandemi ini juga meningkatkan angka pengangguran di Indonesia. Dalam menghadapi itu, Pemerintah berusaha merespon dengan menyediakan jaring pengaman sosial, tanpa menafikan dari sektor kesehatan.

    Menurutnya, pandemi Covid-19 ini menimbulkan tantangan ekonomi yang cukup berat bagi Indonesia. Pasalnya, semua sektor ekonomi sangat tertekan dan membutuhkan perbaikan.

    Oleh karena itu, Pemerintah harus sigap menanggapi perkembangan yang terjadi dan melakukan penyesuaian kebijakan seefektif mungkin, sebab keduanya sama-sama menyangkut hajat hidup masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.