Berikut Susunan Baru Direksi dan Komisaris Pupuk Indonesia

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Erick Thohir bersama Satgas Lawan Covid-19 DPR kunjungi  posko masak bersama dibilangan Jakarta Selatan, Sabtu 6 Juni. Foto : Istimewa

    Menteri BUMN Erick Thohir bersama Satgas Lawan Covid-19 DPR kunjungi posko masak bersama dibilangan Jakarta Selatan, Sabtu 6 Juni. Foto : Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMNErick Thohir merombak jajaran direksi dan komisaris PT Pupuk Indonesia (Persero). Ia pun menunjuk Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution sebagai Komisaris Utama menggantikan Bungaran Saragih yang telah habis masa jabatannya.

    Keputusan perombakan tersebut tertuang didalam SK - 263/MBU/08/2020 yang dirilis pada hari ini, 4 Agustus 2020.

    "Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan sumbangsihnya yang diberikan selama bertugas memangku jabatan sebagai Direksi dan komisaris Pupuk Indonesia, dimana kinerja Perusahaan selalu menunjukan trend positif selama lima tahun terakhir," kata Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana melalui keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus 2020.

    Selain menunjuk Darmin Nasution, Erick juga mengangkat Bakir Pasaman sebagai Direktur Utama Pupuk Indonesia menggantikan Aas Asikin Idat yang habis masa jabatannya.

    Selanjutnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Nathan Kacaribu juga mendapat posisi Komisaris di PT Pupuk Indonesia. Kemudian, Erick pun mengangkat Direktur Kemitraan dan Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Panji Winanteya Ruky menjadi Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia.

    Wijaya mengatakan pihaknya mengapresiasi kinerja jajaran direksi dan komisaris periode sebelumnya. "Kepada jajaran Direksi yang baru, kami siap mendukung dan semoga bisa menjalankan amanah dengan memberikan yang terbaik bagi kemajuan perusahaan," tuturnya.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.