Dana Pihak Ketiga BCA Tumbuh 7 Persen selama Pandemi karena Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BCA menyerahkan donasi ke RSPAD Gatot Soebroto secara simbolis melalui video call conference pada hari Senin, 30 Maret 2020, dihadiri oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dan Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Brigadir Jenderal TNI dr. A. Budi Sulistya. Sp.THT-KL., M.A.R.S,. (Sumber: BCA)

    BCA menyerahkan donasi ke RSPAD Gatot Soebroto secara simbolis melalui video call conference pada hari Senin, 30 Maret 2020, dihadiri oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dan Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Brigadir Jenderal TNI dr. A. Budi Sulistya. Sp.THT-KL., M.A.R.S,. (Sumber: BCA)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) PT Bank Central Asia Tbk. atau BCA tumbuh sekitar 6-7 persen di tengah pandemi Covid-19. 

    Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pertumbuhan DPK tersebut cukup fantastis di tengah pandemi Covid-19. Pertumbuhan DPK tersebut dinilai merupakan bentuk kepercayaan nasabah bank.

    Dana murah diproyeksikan masih akan terus bertumbuh dan berkontribusi besar pada pertumbuhan DPK Bank BCA. Meskipun, Jahja tidak bisa memproyeksikan secara pasti besaran pertumbuhannya.

    "Giro dan tabungan sama-sama bisa meningkat sejalan membaiknya ekonomi," katanya kepada Bisnis, seperti dilansir Ahad 14 Juni 2020.

    Selama kuartal I/2020, DPK Bank BCA tumbuh 16,8 persen menjadi Rp741,02 triliun. Sebagian besar DPK bersumber dana dana murah yang nilainya mencapai Rp568,52 triliun.

    Tidak hanya berkontribusi besar terhadap DPK, dana murah juga berhasil menjadi komponen dana pihak ketiga yang tumbuh paling tinggi, yakni sebesar 17,3 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (year on year/YoY).

    Sementara itu, simpanan berjangka pada periode yang sama tumbuh sebesar 15,1 persen YoY menjadi Rp171,71triliun.

    Menurutnya, dengan tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap bank, penarikan dana besar-besaran tidak akan terjadi. Likuiditas bank tidak akan terganggu selama Covid-19.

    Bahkan dengan inovasi layanan digital, pembukaan rekening justru meningkat di tengah pandemi Covid-19. Dalam kondisi normal, rata-rata per hari, ada pembukaan 3.000 rekening baru. Sementara itu, dengan layanan digital, saat ini ada pembukaan 5.100 rekening baru per hari.

    "Ini masalah kepercayaan, tidak mungkin nasabah tarik dana dalam jumlah besar," katanya.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?