Kemenkomarves: Mandalika Tetap Jadi Tuan Rumah MotoGP

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasan wisata terpadu Mandalika menjadi destinasi wisata dunia di masa depan. Dok. Kemenparekraf

    Kawasan wisata terpadu Mandalika menjadi destinasi wisata dunia di masa depan. Dok. Kemenparekraf

    TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi Odo R.M. Manuhutu memastikan Indonesia akan tetap menjadi tuan rumah penyelenggaraan MotoGP pada 2021. Perhelatan itu rencananya dilaksanakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

    "MotoGP on track," tutur Odo dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Jumat, 12 Juni 2020.

    Odo memastikan saat ini sejumlah negara telah menyatakan ketertarikannya untuk menjadi tamu dalam ajang kejuaraan dunia balap motor tersebut. "Sudah ada interest wisman mengunjungi Mandalika saat MotoGP," ucapnya.

    Namun, untuk mempersiapkan agenda internasional yang akan digelar di pasca-pandemi, Odo mengatakan pemerintah sedang menyiapkan protokol kesehatan yang ketat. Protokol itu juga dirembuk dengan negara-negara lain di dunia untuk mencegah penyebaran virus corona.

    Salah satu upaya yang dilakukan, menurut Odo, ialah pemerintah tengah berupaya meminimalkan perjalanan udara wisatawan dengan sistem transit. "Kami akan dorong direct flight atau mengurangi transit dalam waktu yang panjang," ucapnya.

    Mandalika tengah disiapkan sebagai lokasi sirkuit Moto GP pada 2021. Proses ground work untuk pembangunan fisik terus berjalan. Direktur Konstruksi dan Operasi Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC Ngurah Wirawan mengatakan, setelah konstruksi rampung, lintasan Moto GP bakal diperiksa Federation Internationale de Motocyclisme atau FIM. 

    Ngurah menargetkan proses finalisasi bakal rampung pada tahun ini.  Ihwal investasi proyek, Ngurah menjelaskan pihaknya menyiapkan Rp 500 miliar khusus untuk sirkuit. "Kalau seluruhnya Mandalika itu Rp 5 triliun nilai proyeknya," ucapnya, November 2019 lalu.

    FRANCOSCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.