Pengusaha Masih Tunggu Kepastian Pemprov DKI soal Pembukaan Mal

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja mengenakan masker dan pelindung wajah saat membersihkan lantai pusat perbelanjaan Thamrin City di Jakarta, Sabtu, 30 Mei 2020. Kementerian Perdagangan akan membuka kembali aktivitas perdagangan seperti pasar rakyat, toko swalayan, pusat perbelanjaan serta tempat hiburan mulai bulan Juni 2020 secara bertahap di masa normal baru dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Pekerja mengenakan masker dan pelindung wajah saat membersihkan lantai pusat perbelanjaan Thamrin City di Jakarta, Sabtu, 30 Mei 2020. Kementerian Perdagangan akan membuka kembali aktivitas perdagangan seperti pasar rakyat, toko swalayan, pusat perbelanjaan serta tempat hiburan mulai bulan Juni 2020 secara bertahap di masa normal baru dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menyatakan hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal rencana pembukaan pusat belanja atau mal per 5 Juni dan 8 Juni 2020 mendatang.

    "Sampai dengan saat ini belum ada informasi ataupun pemberitahuan resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang tanggal pasti atau kapan pusat perbelanjaan dapat beroperasional kembali," kata Alphonzus, Selasa, 2 Juni 2020.

    Pengelola mal, menurut dia, masih menunggu kepastian dari pemerintah daerah menyusul Surat Edaran Menteri Perdagangan No. 12 Tahun 2020. Beleid itu mengatur tentang Pemulihan Aktivitas Perdagangan yang Dilakukan pada Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) dan New Normal.

    Sebelumnya, wacana pembukaan mal pada awal Juni juga merebak di sejumlah daerah seiring dengan akan berakhirnya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan menjelang penerapan kenormalan baru atau new normal.

    Adapun, SE Mendag tersebut mengatur soal protokol kesehatan di mal yang salah satunya penerapan pengaturan sirkulasi dan batasan waktu kunjungan serta jumlah pengunjung maksimal 35 persen dari jumlah kunjungan saat kondisi normal.

    Lebih jauh Alphonzus mengatakan bahwa pihaknya memaklumi soal belum adanya kepastian dari pemerintah daerah berkaitan dengan rencana pembukaan mal mengingat wabah Covid-19 belum dapat diatasi sehingga faktor kesehatan masyarakat harus tetap menjadi perhatian serius.

    Meski begitu, SE Mendag yang disertai protokol kesehatan ataupun standar operasional prosedur tersebut memastikan bahwa pusat perbelanjaan siap beroperasi kembali setiap saat. 

    Alphonzus menyatakan, pengelola pusat perbelanjaan berharap dapat secepatnya beroperasi kembali karena sudah hampir tiga bulan (sejak penutupan) ini perekonomian benar-benar terpuruk. "Kami akan menunggu keputusan resmi dari pemerintah sambil berharap dapat secepatnya untuk beroperasi kembali," tuturnya.

    Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan menyatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah soal kesiapan pembukaan kembali sejumlah mal pada 5 Juni meskipun belum ada kepastian kapan pelaksanaan tersebut dimulai.

    Sementara itu, dalam catatan APPBI DKI Jakarta, setidaknya ada 60 mal yang siap dibuka pada masa new normal dan empat mal pada 8 Juni. Namun, keadaan bisa berubah berdasarkan perkembangan terbaru.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.