1 Juni 2020, 70 Persen Cabang Bank Mandiri Beroperasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan Bank Mandiri mengenakan pakaian adat kebaya menghitung uang saat melayani nasabah di salah satu kantor cabang di Jatinegara, Jakarta, Selasa 21 April 2020. Penggunaan pakaian adat ini dalam rangka memperingati Hari Kartini yang dilakukan karyawan Bank Mandiri di tengah kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Karyawan Bank Mandiri mengenakan pakaian adat kebaya menghitung uang saat melayani nasabah di salah satu kantor cabang di Jatinegara, Jakarta, Selasa 21 April 2020. Penggunaan pakaian adat ini dalam rangka memperingati Hari Kartini yang dilakukan karyawan Bank Mandiri di tengah kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta -  Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan memastikan kesiapan perseroan dalam melaksanakan skenario menuju New Normal sesuai surat Menteri BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara.

     

    “Sesuai tahapan dalam skenario New Normal, maka jumlah cabang operasional kami sejak 26 Mei telah bertambah menjadi 60 persen dari total seluruh cabang atau sebanyak 1.539 cabang, dan akan bertambah menjadi 70 persen pada 1 Juni mendatang," ujar Rully dalam keterangan tertulis, Jumat, 29 Mei 2020. Di samping itu, perseroan juga melakukan reaktivasi ATM dan EDC sehingga saat ini sebanyak 17.627 mesin ATM dan lebih dari 280 ribu mesin EDC telah operasional.

     

    Dia juga memastikan seluruh protokol kesehatan terus diterapkan secara ketat di seluruh kantor utama dan kantor cabang Bank Mandiri. Misalnya, penggunaan masker, penyediaan hand sanitizer dan thermogun untuk pengecekan suhu karyawan dan pengunjung, serta penerapan physical distancing saat antrian di cabang. “Saat ini jam layanan kantor cabang Bank Mandiri dimulai dari pukul 09.00-15.00. Untuk keselamatan, kami telah menempatkan sekat berupa acrylyc pembatas antara frontliner dan nasabah,” kata Rully.

     

    Meski demikian, nasabah tetap disarankan untuk melakukan transaksi keuangan melalui electronic channel perseroan seperti Mandiri Online yang dapat melayani berbagai transaksi keuangan nasabah. Apalagi, saat ini layanan tersebut juga sudah dilengkapi dengan fitur biometric login dengan fingerprint scan maupun face recognition untuk menjamin keamanan transaksi. Aplikasi versi terbaru tersebut juga dapat menampilkan seluruh informasi simpanan atau pinjaman pengguna secara terperinci.

     

    Masyarakat saat ini juga bisa membuka rekening tanpa harus ke kantor cabang perseroan, tetapi cukup melakukan scan QR atau mengakses join.bankmandiri.co.id pada telepon pintar masing-masing. Setelah membuka rekening online dan memperoleh nomor rekening, masyarakat juga dapat langsung mengakses aplikasi untuk bertransaksi.

     

    Bagi nasabah perusahaan juga dapat melakukan transaksi perbankan menggunakan Mandiri Cash Management, yang meliputi transfer dana maupun virtual account hingga ke sistem payroll. Ke depan, Bank Mandiri bakal terus meningkatkan inovasi pada produk Mandiri Online ini agar bisa memenuhi berbagai kebutuhan nasabah dan masyarakat luas.

     

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.