Arus Balik, 171 Ribu Kendaraan Masuk Jakarta Hingga H+2 Lebaran

Antrean kendaraan saat pemeriksaan surat kelengkapan syarat masuk wilayah Jabodetabek di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Rabu, 27 Mei 2020. Petugas gabungan melakukan pemeriksaan dan memperketat pengawasan arus transportasi yang hendak masuk ke Jabodetabek guna memutus penyebaran COVID-19. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat pada 25-27 Mei 2020 atau hingga H+2 Lebaran sebanyak 171.046 kendaraan telah bergerak menuju Jakarta melalui arah timur, barat, dan selatan.

"Sebesar 31,7 persen menuju Jakarta dari arah timur, 34,2 persen dari arah barat dan 34,1 dari arah selatan," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, Kamis, 28 Mei 2020.

Dwimawan mengungkapkan, secara kumulatif, angka ini turun sebesar 69 persen dari volume lalu-lintas pada periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan rinciannya, lalu-lintas kendaraan menuju Jakarta dari timur terdata melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa.

Jumlah kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama tersebut ialah sebanyak 30.645 unit. Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi tercatat melewati GT Kalihurip Utama 2 dengan jumlah 23.650 unit. Total kendaraan menuju Jakarta dari arah timur turun sebesar 80 persen dibandingkan dengan volume Lebaran 2019.

Adapun dari arah barat, kendaraan yang masuk Jakarta umumnya melewati GT Cikupa. Sebanyak 58.426 kendaraan tercatat melalui GT ini. Angka itu turun sebesar 52 persen dari Lebaran 2019.

Kemudian dari arah selatan, kendaraan umumnya melewati GT Ciawi 2. Ada sebanyak 58.325 kendaraan melalui gerbang tol tersebut. Lalu-lintas ini turun 63 persen dari tahun lalu.

Pemerintah sebelumnya telah memperpanjang masa pengawasan arus balik Lebaran hingga 7 Juni 2020. Kebijakan ini berlaku sesuai dengan tenggat masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Walau Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 yang mengatur larangan mudik berlaku sampai 31 Mei, pengawasan berjalan hingga 7 Juni. Paling tidak, kami hambat arus kendaraan yang mau balik dan tidak punya izin," ujar Direktur Prasarana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Edi Nursalam.

Edi mengungkapkan, selama masa pengawasan arus balik berlangsung, warga yang hendak melakukan perjalanan ke Jakarta mesti mengantongi syarat sesuai dengan yang ditetapkan Tim Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Perhubungan, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu ketentuan yang dimaksud ialah warga harus menunjukkan hasil tes bebas Covid-19 serta memiliki surat izin keluar-masuk atau SIKM.

Kebijakan ini, ujar Edi, dilakukan untuk mencegah kembalinya pemudik-pemudik ilegal yang sebelumnya lolos dari jaring pengawasan petugas. "Kita perlu jaga orang yang memaksa mudik agar tidak kembali," ucapnya.

Lebih lanjut, Edi memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 31 Mei mendatang. Puncak arus balik, kata dia, perlu diwaspadai bukan hanya dari sisi darat, melainkan juga moda lain, seperti kereta api dan udara.






Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

2 hari lalu

Pengunjung Mal di Solo Naik Signifikan, Okupansi Tenant 100 Persen

Jumlah pengunjung di beberapa mal di Kota Solo meningkat signifikan seiring melandainya kasus Covid-19. Okupansi tenant turut naik.


Pergi ke Bekasi, Jangan Lupa Makan Gabus Pucung dkk

26 Juli 2022

Pergi ke Bekasi, Jangan Lupa Makan Gabus Pucung dkk

Bila berkunjung ke Bekasi lidahmu perlu merasakan setidaknya 3 kuliner khas berikut ini.


Perluasan Ganjil Genap Jakarta Cuma Pindah Macet, Ada PR yang Perlu Dituntaskan

17 Juni 2022

Perluasan Ganjil Genap Jakarta Cuma Pindah Macet, Ada PR yang Perlu Dituntaskan

Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) mencatat ada pekerjaan rumah (PR) pemerintah DKI Jakarta karena ganjil genap bukanlah solusi atasi kemacetan.


Kata Gaikindo Soal Anjloknya Penjualan Mobil Mei 2022

15 Juni 2022

Kata Gaikindo Soal Anjloknya Penjualan Mobil Mei 2022

Turunnya penjualan mobil pada Mei lalu disebabkan hari kerja yang pendek dan krisis chip semikonduktor global.


Libur Lebaran, Penjualan Mobil Mei 2022 Turun 30,2 Persen

15 Juni 2022

Libur Lebaran, Penjualan Mobil Mei 2022 Turun 30,2 Persen

Penjualan mobil secara ritel pada Mei 2022 tercatat sebanyak 61.558 unit, turun 23,6 persen dibanding April 2022 sebesar 81.615 unit.


Ini Alasan Kebijakan Ganjil Genap Diperluas Jadi 26 Titik di Jakarta

28 Mei 2022

Ini Alasan Kebijakan Ganjil Genap Diperluas Jadi 26 Titik di Jakarta

Polisi menargetkan perluasan ganjil genap kali ini bisa mengulangi kesuksesan saat 2019


9 Hari Bersama Mitsubishi Xpander ke Pegunungan Tengah dan Pesisir Selatan

27 Mei 2022

9 Hari Bersama Mitsubishi Xpander ke Pegunungan Tengah dan Pesisir Selatan

Kami menjajal Mitsubishi Xpander Ultimate 2021 ke berbagai lokasi menarik seperti Dieng di Jawa Tengah hingga Geopark Ciletuh di Sukabumi.


Jakarta Macet Lagi, DKI Berencana Perluas Ganjil Genap di 25 Titik

24 Mei 2022

Jakarta Macet Lagi, DKI Berencana Perluas Ganjil Genap di 25 Titik

Lokasi ganjil genap di 25 ruas jalan di Ibu Kota itu diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019.


Mengarungi Separuh Sumatera Bersama Hyundai Creta

24 Mei 2022

Mengarungi Separuh Sumatera Bersama Hyundai Creta

Tempo mengendarai Hyundai Creta untuk liputan Mudik Lebaran 2022 dengan rute Jakarta-Padang. Total perjalanan 2.950 km.


LSI Sebut Masyarakat Puas dengan Mudik Lebaran Tahun Ini

22 Mei 2022

LSI Sebut Masyarakat Puas dengan Mudik Lebaran Tahun Ini

Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru saja merilis hasil surveinya mengenai penyelenggaraan mudik 2022 pada Ahad 22 Mei 2022.