Tanri Abeng Sebut Saat Ini Momentum Tepat BUMN Rilis Global Blond

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tanri Abeng. TEMPO/Nickmatulhuda

    Tanri Abeng. TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri BUMN era1998-1999 Tanri Abeng menyarankan BUMN berperan lebih aktif dalam menarik investasi dan modal dari luar negeri di tengah kondisi perekonomian yang melambat akibat pandemi COVID-19.

    "BUMN bisa berperan aktif yakni bagaimana  bisa menarik modal dari luar masuk ke Indonesia mengingat BUMN sangat menarik untuk dijadikan mitra," ujarnya dalam seminar daring yang digelar LP3ES di Jakarta, Senin 18 Mei 2020.

    Menurut Tanri, potensi besar BUMN sangat menarik untuk dijadikan mitra strategis oleh investor luar negeri karena tata kelola korporasinya jauh lebih baik dibandingkan swasta.

    "Hal-hal yang dilakukan seperti obligasi global atau global bond, ini juga akan membantu ketahanan nilai tukar rupiah. Karena dengan dolar yang masuk ke dalam negeri maka rupiah kita akan lebih kuat," katanya.

    Secara umum, Tanri melihat krisis ini harus dikelola sebagai krisis. Selain itu, dia juga menilai BUMN memiliki peranan untuk memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi ketahanan ekonomi Indonesia.

    "Saya melihat bahwa apa yang kita inginkan, kalau saya secara pribadi dari BUMN kita yang sekarang ini sudah jauh lebih sehat adalah bagaimana BUMN bisa berperan untuk memberi dukungan terhadap ketahanan ekonomi kita," katanya.

    Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menilai antusiasme investor terhadap obligasi global BUMN menunjukkan Indonesia masih menjadi salah satu tujuan investasi menarik di dunia.

    Menurut dia, ketika kondisi pasar global yang tidak pasti, banyaknya minat investor terhadap global bond BUMN menjadi bukti bahwa Indonesia adalah salah satu tujuan investasi menarik di dunia.

    Untuk itu, Erick Thohir mendorong BUMN terus kreatif dalam mencari pendanaan seperti  penerbitan obligasi dalam dolar AS.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.