Pegawai LMAN Jadi Korban Covid-19 , Sri Mulyani Berduka

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melayat jenazah Johannes Baptista Sumarlin di MRCC Siloam Semanggi Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melayat jenazah Johannes Baptista Sumarlin di MRCC Siloam Semanggi Jakarta, Jumat, 7 Februari 2020. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan duka cita mendalam  atas meninggalnya salah satu pegawai Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) akibat virus corona atau Covid-19. Ucapan duka cita ini disampaikan Sri Mulyani saat melantik Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Basuki Purwadi, sebagai Direktur Utama LMAN yang baru, menggantikan Rahayu Puspasari.

    “Sampaikan kepada seluruh jajaran LMAN rasa duka saya,”  kata Sri Mulyani dalam acara pelantikan yang ditayangkan secara online di Jakarta, Jumat, 3 April 2020. Pegawai itu pun menjadi korban Covid-19 pertama di Kementerian Keuangan. 

    Untuk itu, Sri Mulyani meminta Basuki untuk segera membangun moral dan semangat dari pegawai yang ada di LMAN di tengah situasi saat ini. “Karena mereka merupakan unit yang paling langsung terdampak dan sudah memakan korban,” kata dia.

    Adapun pegawai LMAN ini meninggal pada Jumat, 27 Maret 2020. "Berdasarkan hasil visum luar, almarhum dinyatakan terindikasi memenuhi kriteria serta ciri-ciri infeksi COVID-19. Pemeriksaan hanya dilakukan visum luar sesuai persetujuan keluarga," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari, Sabtu, 28 Maret 2020.

    Pegawai LMAN itu dikabarkan meninggal di rumahnya, Jakarta Pusat. Setelah memperoleh kabar itu, LMAN langsung menuju lokasi dan melakukan penanganan jenazah. LMAN juga bekerja sama dengan tim medis serta menghubungi keluarga.

    Sesuai prosedur, pemeriksaan lebih lanjut dilaksanakan oleh Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Pihak RSCM akan mengidentifikasi penyebab meninggalnya pegawai LMAN itu. Setelah kejadian ini, LMAN langsung mengidentifikasi seluruh pegawai yang melakukan kontak langsung maupun berada dalam kegiatan yang sama dengan almarhum. LMAN meminta mereka segera melapor.

    Selain itu, LMAN meminta pegawai yang merasa memiliki riwayat kontak memantau kesehatan diri dan memeriksakan ke rumah sakit rujukan apabila terdapat gejala yang mengarah ke Covid-19.

    "Sejak adanya wabah Covid-19, LMAN sudah melaksanakan protokol-protokol kesehatan dan langkah yang perlu sesuai dengan instruksi pemerintah," dalam keterangan resmi LMAN. Protokol kesehatan itu meliputi penyemprotan desinfektan gedung, pemeriksaan suhu tubuh, serta pemantauan kesehatan pegawai secara rutin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.