Jokowi Minta Skenario Mudik Komprehensif Disiapkan

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, 26 Maret 2020. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    Presiden Joko Widodo mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, 26 Maret 2020. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta jajaran pemerintahannya untuk segera skenario arus mudik komprehensif pada masa wabah COVID-19.

    "Mengenai arus mudik, saya minta dipersiapkan skenario-skenario komprehensif jangan sepotong-sepotong atau satu aspek saja atau sifatnya sektoral atau kepentingan daerah saja. Dilihat secara utuh baik dari hulu, di tengah, dan di hilir," kata Jokowi dalam rapat mengenai antisipasi mudik lewat konferensi video dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis 2 April 2020.

    Presiden Jokowi mengatakan, intervensi di hulu berupa pemberian bantuan pelindungan sosial dan stimulus ekonomi akan membantu masyarakat bertahan selama masa wabah.

    "Terutama di Ibu Kota, saya kira kemarin Gubernur DKI juga sudah menyampaikan 3,6 juta perlu dimasukkan dalam jaring pengaman sosial dan sudah diberikan oleh Provinsi DKI 1,1 juta artinya 2,5 juta yang perlu segera kita siapkan untuk segera dieksekusi di lapangan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.