Matahari Tutup Gerai dan Potong Gaji Karyawan Akibat Corona

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja Bazar Matahari memindahkan barang jualannya ke dalam gudang di Kawasan Blok M Mall, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020. Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona baru atau covid-19 bazar matahari menutup sementara lapak dagangnya hingga batas waktu yang tidak ditentukan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pekerja Bazar Matahari memindahkan barang jualannya ke dalam gudang di Kawasan Blok M Mall, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020. Sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona baru atau covid-19 bazar matahari menutup sementara lapak dagangnya hingga batas waktu yang tidak ditentukan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Matahari Department Store Tbk menutup sementara seluruh gerai secara nasional akibat terdampak dari pandemi virus corona atau Covid-19. Langkah antisipasi tersebut dilakukan selama 14 hari sejak 30 Maret sampai 13 April 2020.

    “Kondisi ritel menurun dengan tajam di Maret 2020. Meskipun Januari dan Februari memenuhi ekpektasi, saat ini kami beroperasi di kondisi yang sangat tidak pasti. Kesehatan para karyawan dan sumber daya perusahaan merupakan prioritas utama," kata CEO Matahari Terry O’Connor melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo, Rabu 1 April 2020.

    Selain itu, Matahari juga menerapkan cuti tak berbayar dan memberlakukan pemangkasan gaji dengan porsi terbesar diterima oleh karyawan dengan tingkat manajemen senior. Di samping itu, ada pengurangan jam kerja bagi sebagian karyawan.

    Untuk saat ini, Matahari juga menelaah beban usaha yang bisa dipangkas selama menghadapi pandemi corona. Misalnya, kerja sama dengan pemilik mall untuk mengurangi biaya sewa, penurunan beban pemasaran untuk jangka menengah, dan melarang perjalan dinas.

    Selain itu semua non-committed capital expenditure Matahari juga dihapuskan, dan pembukaan empat gerai baru ditunda ke beberapa bulan mendatang di tahun ini. Upaya lainnya yakni menarik rekomendasi pembayaran dividen sebelumnya dan mengusulkan penangguhan semua pembayaran dividen pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan mendatang.

    Terry mengatakan hal ini diperlukan mengantisipasi tekanan atas permintaan konsumen yang berkepanjangan dan berdampak pada sumber dana. “Kami tetap siap untuk melakukan langkah lebih lanjut untuk memastikan agar Matahari dapat melalui krisis ini dan siap melayani pelanggan kami secara lebih baik dan untuk menyambut kembali rekan kerja kami ke gerai dan kantor kami," ucap Terry.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.