Kantongi Nama Investor Anak Usaha Jiwasraya, Dirut: Finalisasi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

    Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Hexana Tri Sasongko mengatakan telah mengantongi nama investor pemenang tender yang akan membeli saham anak usaha perseroan Jiwasraya, yakni Jiwasraya Putra. Pembentukan anak usaha ini merupakan salah satu upaya perusahaan memulihkan aset.

    "Sekarang dalam proses. Sudah ada pemenang, tapi masih finalisasi," kata Hexana dalam telekonferensi, Selasa, 31 Maret 2020.

    Hexana masih enggan menyebut detail nama investor yang akan mencaplok saham anak usaha perusahaan asuransi negara itu. Ia hanya mengatakan bahwa saat ini, finalisasi kesepakatan dengan investor telah memasuki tahap CSPA atau conditional sales and purchase agreement.

    Pada tahap ini, pihak-pihak terkait melaksanakan perjanjian jual-beli bersyarat. Menurut Hexana, perjanjian itu baru akan kelar dua hingga tiga bulan mendatang. "Pada waktunya akan segera diumumkan," katanya.

    Pembentukan anak usaha merupakan salah satu opsi untuk menyehatkan kondisi perusahaan. Skema penyelamatan Jiwasraya sebelumnya mengemuka dalam rapat panitia kerja atau panja Jiwasraya di lembaga legislatif yang dihadiri Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo pada akhir Februari lalu.

    Kala itu, pemerintah menyorongkan tiga opsi. Pertama, adanya suntikan modal dari pemegang saham atau bailin. Kedua, adanya bailout atau dana talangan. Ketiga ialah likuidasi atau pembubaran perusahaan. Dokumen Kementerian BUMN menunjukkan bahwa masing-masing opsi memiliki risiko.


    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.