Beredar 6 Ruas Tol Jakarta Ditutup, Jasa Marga: Itu Hoax

Foto udara suasana antrean kendaraan bermotor yang melintas di titik pertemuan titik pertemuan Tol Jakarta-Cikampek elevated II dengan Tol Jakarta-Cikampek KM 48, Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019, arus kendaraan bermotor terpantau mengalami antrean panjang di sisi Tol Jakarta-Cikampek menuju ke arah Cikampek. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk. membantah informasi penutupan enam ruas tol di Jakarta dan sekitarnya. Kabar penutupan sejumlah ruas tol itu sebelumnya beredar akibat meningkatnya jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 dan dikaitkan dengan wacana lockdown yang ramai diperbincangkan publik.

"Kami tegaskan informasi tersebut tidak benar atau hoax," kata pihak Jasa Marga dalam keterangan resmi di Jakarta, Ahad, 29 Maret 2020.

Sebelumnya beredar informasi keenam ruas tol ditutup karena penyebaran virus Corona yang makin masif. Keenam ruas tol yaitu Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Tol Jakarta-Tangerang, Tol Dalam Kota Jakarta, Tol Sedyatmo ke Bandara Soekarno-Hatta, Tol Jagorawi, dan Tol JORR Non S. "Jalan tol wilayah Jabodetabek milik Jasa Marga Group beroperasi normal," kata pihak Jasa Marga.

Sebelumnya hingga kemarin, juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan ada penambahan pasien positif Corona menjadi 109 kasus.

"Sehingga total 1.155 kasus, pasien sembuh 59 orang, kematian menjadi 102 orang," kata Yurianto, Sabtu, 28 Maret 2020.

Yurianto mengatakan untuk itu menjadi penting bagi masyarakat agar tetap mematuhi anjuran di rumah saja untuk isolasi diri. Selain itu, ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas dan interaksi di luar rumah.

Meski jumlah kasus terus meningkat, pemerintah pusat belum berencana melakukan lockdown, termasuk di Jakarta. Namun di daerah, kebijakan lockdown sudah diambil sendiri-sendiri oleh kepala daerah, seperti di Tegal, Jawa Tengah, hingga Papua.

Sebelumnya perusahaan pelat merah itu telah menutup sementara fasilitas top up tunai di gerbang tol wilayah Jabotabek per 19 Maret 2020 lalu. “Hal ini dilakukan karena kami mengutamakan kesehatan dan keamanan baik pengguna jalan maupun karyawan operasional," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangan resminya.

Heru mengatakan dengan adanya fasilitas top up tunai masih ada transaksi dengan menggunakan uang tunai dan potensi kontak fisik antara pengguna jalan dengan karyawan operasional Jasa Marga. Untuk itu agar tidak ada antrean transaksi di gerbang tol, Heru juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.

Ia juga mengimbau agar pengguna ruas tol memastikan kecukupan saldo merupakan dukungan pengguna jalan untuk ikut menerapkan social distancing di gerbang tol. "Sebagai contohnya, di ruas tol dengan sistem transaksi terbuka, pengguna jalan dengan saldo uang elektronik kurang dan harus meminjam di kendaraan belakangnya tetap melakukan kontak fisik berupa peminjaman uang elektronik. Ini harus dihindari,” kata Heru.

ANTARA

 





Diprotes Warganya, Bagaimana Kebijakan Zero Covid-19 di Cina Berjalan?

21 jam lalu

Diprotes Warganya, Bagaimana Kebijakan Zero Covid-19 di Cina Berjalan?

Kebijakan zero COVID-19 Cina adalah upaya untuk mencegah penyebaran komunitas dari virus corona. Tujuannya adalah untuk menjaga kasus mendekati nol.


Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

1 hari lalu

Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

Mazda mengklaim telah memiliki persediaan suku cadang yang cukup dalam beberapa bulan ke depan.


PM Kanada Justin Trudeau Dukung Protes di China: Kami Mengamati dari Sini

1 hari lalu

PM Kanada Justin Trudeau Dukung Protes di China: Kami Mengamati dari Sini

PM Kanada Justin Trudeau mengatakan setiap orang di China harus diizinkan untuk memprotes dan mengekspresikan diri mereka.


Saat Pejabat China Diam Tercengang Ditanya Protes Covid-19

1 hari lalu

Saat Pejabat China Diam Tercengang Ditanya Protes Covid-19

Pejabat China tercengang saat ditanya oleh wartawan mengenai protes mandat ketat nol-Covid di negara itu.


China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

1 hari lalu

China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

Pemerintah China semakin banyak memberlakukan lockdown di kota-kota karena antisipasi penyebaran Covid-19. Protes anti-lockdown terus berlangsung.


Sejumlah Negara Mendukung Unjuk Rasa Menolak Lockdown di Cina

2 hari lalu

Sejumlah Negara Mendukung Unjuk Rasa Menolak Lockdown di Cina

Inggris mengatakan Cina harus mau mendengarkan suara rakyatnya sendiri. Warga Cina mencoba mengatakan mereka tidak senang dengan aturan Covid-19.


Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

6 hari lalu

Kasus Harian Covid-19 di Cina Melonjak, Lockdown di Mana-mana

Kota-kota di Cina semakin banyak yang memberlakukan lockdown lokal menyusul naiknya kasus harian positif Covid-19 yang sampai lebih dari 30 ribu kasus


Kasus Covid-19 di Cina Naik, Aturan Diperketat

9 hari lalu

Kasus Covid-19 di Cina Naik, Aturan Diperketat

Kenaikan kasus Covid-19 di Cina membuat Pemerintah melakukan lockdown dan tes massal virus corona.


Pemimpin Hong Kong Positif Covid Setelah Hadir di KTT APEC

10 hari lalu

Pemimpin Hong Kong Positif Covid Setelah Hadir di KTT APEC

John Lee, pemimpin Hong Kong dinyatakan positif Covid saat mendarat di bandara usai dari KTT APEC.


Warga Cina Sekarang Boleh Piknik Lintas Provinsi

15 hari lalu

Warga Cina Sekarang Boleh Piknik Lintas Provinsi

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Cina mengizinkan turis lokal piknik, namun harus berkelompok dan di atur lewat biro perjalanan