Beli Saham Blue Bird, Gojek Ingin Tingkatkan 2 Layanan Utama

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setelah CEO Gojek Nadiem Makarim diangkat menjadi Menteri Pendidikan, Gojek mengangkat Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo sebagai Co CEO Gojek, Kamis 24 Oktober 2019 di Jakarta

    Setelah CEO Gojek Nadiem Makarim diangkat menjadi Menteri Pendidikan, Gojek mengangkat Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo sebagai Co CEO Gojek, Kamis 24 Oktober 2019 di Jakarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Co-CEO PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek Andre Soelistyo menuturkan aksi Gojek membeli saham PT Blue Bird Tbk diharapkan dapat meningkatkan layanan mereka.

    “Peningkatan kerja sama dengan Bluebird merupakan bukti nyata untuk hal ini dan memungkinkan kami untuk meningkatkan dua layanan utama kami di Indonesia, yaitu pembayaran dan transportasi,” kata Andre dalam siaran pers Jumat, 21 Februari 2020.

    Pada 13 Februari 2020 secara resmi PT Aplikasi Karya Anak Bangsa membeli saham Blue Bird. Dengan harga penjualan Rp 3.800 per saham, PT Aplikasi Karya Anak Bangsa menjadi salah satu pemegang saham minoritas. Adapun PT Pusaka Citra Djokosoetono masih tercatat sebagai pemegang saham pengendali dengan kepemilikan saham sebesar 31,51 persen. 

    Dengan kerja sama itu, GoPay akan mengimplementasikan kode QRIS sebagai salah satu metode pembayaran di taksi Bluebird. Kehadiran GoPay juga akan terintegrasi dalam aplikasi MyBluebird.

    Direktur Utama Blue Bird Noni Purnomo menyambut baik ketertarikan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa membeli saham Blue Bird. Bergabungnya PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, kata dia, menunjukkan bahwa PT Blue Bird Tbk sebagai penyedia transportasi merupakan partner yang strategis bagi PT Aplikasi Karya Anak Bangsa.

    "Kami juga yakin langkah ini akan semakin memperkuat kolaborasi antara kedua belah perusahaan, sekaligus mendukung usaha perusahaan untuk secara konsisten meningkatkan layanan Bluebird terhadap konsumen.” ujar Noni.

    EKO WAHYUDI 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara