Virus Corona Marak, Malaysia Perketat Turis Cina ke Wilayahnya

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • DRA Bupati Muba Keluarkan Surat Edaran Upaya Kewaspadaan dan Antisipasi Penyebaran Virus Corona.

    DRA Bupati Muba Keluarkan Surat Edaran Upaya Kewaspadaan dan Antisipasi Penyebaran Virus Corona.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Malaysia membatalkan sementara fasilitas bebas visa yang diberikan kepada wisatawan asal China yang telah diterapkan terhitung awal Januari 2020 lalu karena merebaknya virus corona yang berasal dari Wuhan, China.

    Pernyataan pers Kantor Perdana Menteri Malaysia, Senin, 27 Januari 2020 menyatakan bahwa sejak timbulnya kasus virus corona di China, pekan lalu, Pemerintah Malaysia telah mengikuti prosedur-prosedur yang ditetapkan oleh World Health Organization dan mendapat nasihat pakar-pakar untuk menghadapi merebaknya virus corona.

    Pemantauan telah dibuat dari waktu ke waktu dan berbagai pihak sedang melakukan usaha yang terbaik untuk mencegah penularan.

    Pemerintah Malaysia telah mengambil keputusan untuk membatalkan sementara semua kemudahan imigrasi yaitu eNTRY (kemudahan tanpa visa), Visa Semasa Ketibaan (visa on arrival), e-visa, dan visa manual kepada rakyat China dari Kota Wuhan dan sekeliling wilayah Hubei.

    Keputusan ini dibuat setelah mengikuti perkembangan terkini berjangkitnya kasus virus corona 2019 (2019-nCoV) di negara China, khususnya di wilayah Hubei tersebut.

    Kemudahan Imigrasi akan diberikan lagi setelah keadaan kembali normal. Wisma Putra atau Kementrian Luar Negeri Malaysia akan menyelaraskan pelaksanaan keputusan ini bersama pihak Kerajaan China.

    Pemerintah juga ingin mengingatkan agar semua pihak tidak menyebarkan informasi yang tidak sah atau palsu berkenaan virus corona yang bisa menyebabkan ketidaktenteraman kepada masyarakat umum.

    Sebelumnya, pernyataan pers Kementerian Dalam Negeri Malaysia menyatakan bahwa pelaksanaan Electronic Travel Registration and Information (eNTRI) bagi wisatawan China dan India mulai 1 Januari hingga 31 Disember 2020, tetapi tetap mengikuti peraturan, prosedur, dan aturan imigrasi di semua pintu masuk Malaysia.

    Kementerian Dalam Negeri Malaysia menyatakan bahwa tujuan utama pemberian fasilitas bebas visa untuk mengukuhkan industri wisata dengan memberi kemudahan kunjungan tanpa visa kepada pelancong yang ingin melawat ke Malaysia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.