Banjir Surut, Tarif Jalan Tol Dalam Kota Kembali Normal

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengamati banjir yang merendam Jalan Letjen S Parman dan tol dalam kota di Jakarta Barat, Rabu, 1 Januari 2020.  Penggratisan ini berlaku untuk ruas Jalan Tol Cawang - Grogol - Tomang yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan ruas Jalan Tol Cawang - Tanjung Priok - Ancol Timur - Jembatan Tiga - Pluit yang dikelola oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. ANTARA/Nova Wahyudi

    Warga mengamati banjir yang merendam Jalan Letjen S Parman dan tol dalam kota di Jakarta Barat, Rabu, 1 Januari 2020. Penggratisan ini berlaku untuk ruas Jalan Tol Cawang - Grogol - Tomang yang dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan ruas Jalan Tol Cawang - Tanjung Priok - Ancol Timur - Jembatan Tiga - Pluit yang dikelola oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Jasa Marga Persero kembali memberlakukan tarif Jalan Tol Dalam Kota secara normal mulai hari ini Jumat, 3 Januari 2020 pukul 12.00. Kebijakan ini berlaku setelah sebelumnya perseroan bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN membebaskan bea lintas kendaraan sebagai kompensasi banjir.
     
    "Pemberlakuan tarif secara normal dilakukan di Jalan Tol Cawang - Grogol - Tomang yang dikelola oleh Jasa Marga," ujar Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, Jumat siang.
     
    Desi menjelaskan, saat ini jalan bebas hambatan itu telah beroperasi normal. Gerbang tol juga telah dibuka setelah sebelumnya pengelola jalan bersama kepolisian mengalihkan jalur akibat banjir.
     
    Adapun untuk mengantisipasi banjir kembali meluap ke jalan tol, Desi mengatakan Jasa Marga telah menyiapkan pompa dan karung pasir. Selain itu, perseroan juga mengecek saluran drainase agar berfungsi dengan baik, khususnya di lokasi yang berpotensi terdapat genangan air.
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.