Malam Ini, Peletakan Batu Pertama Pembangunan Menara Syariah

Presiden Direktur Agung Sedayu, Nono Sampono (kedua dari kiri) selepas konferensi pers pemancangan pertama Menara Syariah di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Ahad, 8 Desember 2019. Tempo/Caesar Akbar

TEMPO.CO, JakartaPeletakan batu pertama alias ground breaking pembangunan infrastruktur dari gedung kembar Menara Syariah akan dilaksanakan pada petang hari ini, 8 Desember 2019, pukul 18.00 WIB.

"Ini adalah awal dari megaproyek kawasan pusat keuangan syariah internasional di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta Utara," kata Presiden Direktur Agung Sedayu, Nono Sampono, dalam konferensi pers di Swissotel Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Ahad.

Adapun peresmian itu direncanakan dihadiri Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya.

Menara kembar itu bakal berdiri di atas lahan seluas sekitar 4 hektare, bagian dari keseluruhan kawasan Pusat Keuangan Syariah Internasional yang seluas 23,5 hektare. Pembangunan dua menara itu akan membutuhkan waktu sekitar 20 bulan dan menelan biaya Rp 3,5 triliun.

Gedung tersebut nantinya akan menampung sekitar 5.000 orang karyawan. Adapun masing-masing gedung akan memiliki ketinggian 29 lantai gedung perkantoran, serta akan memiliki fasilitas ritel di tengahnya. Menara Syariah tersebut didesain oleh desainer dari DP Architecs Ltd, yang berpengalaman merancang gedung sejenis di timur tengah.

Dana pembangunan menara kembar itu hadir, antara lain, dari investor dalam negeri, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses -- kerjasama dua konglomerat Agung Sedayu Group dan Salim Group. Selain itu ada pula PT Fin Centerindo, serta investor Malaysia, Matrix Concepts Holdings Berhad. Di samping itu, PT Nikko Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai penasehat keuangan.

Agung Sedayu Group dan Salim Group juga menggandeng sejumlah investor mancanegara untuk memenuhi kebutuhan pembangunan. Sebab, keseluruhan Kawasan Keuangan Syariah Internasional itu akan membutuhkan investasi US$ 5 miliar atau sekitar Rp 70 triliun dan jangka waktu 10 tahun.






Prudential Syariah Percepat Literasi Keuangan Syariah Indonesia

18 jam lalu

Prudential Syariah Percepat Literasi Keuangan Syariah Indonesia

Setelah resmi berdiri sebagai entitas mandiri, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mendorong kemajuan perekonomian syariah melalui Syariah Knowledge Centre.


Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja, Akselerasi Belanja Capai Rp 3,3 Triliun

5 hari lalu

Kabupaten Bekasi Genjot Kinerja, Akselerasi Belanja Capai Rp 3,3 Triliun

Bertahun-tahun hanya sebatas wacana, percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya terealisasi berkat komitmen pemerintah daerah.


Hari Ini, Anies Baswedan Giliran Resmikan 4 Pasar dengan Wajah Baru di Jakarta

9 hari lalu

Hari Ini, Anies Baswedan Giliran Resmikan 4 Pasar dengan Wajah Baru di Jakarta

Anies Baswedan dan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Tri Prasetyo meresmikan empat pasar dengan penampilan baru pada Kamis, 22 September 2022.


Pengelolaan Sampah ITF Sunter Hasilkan Listrik 35 MW, Kurangi 30 Persen Sampah Jakarta

11 hari lalu

Pengelolaan Sampah ITF Sunter Hasilkan Listrik 35 MW, Kurangi 30 Persen Sampah Jakarta

Jakpro menyebutkan proyek Fasilitas Pengelolaan Sampah atau ITF Sunter di Jakarta Utara mampu menghasilkan energi listrik sekitar 35 MW.


Gantikan Anies Baswedan, Riza Patria Bicara Kemajuan Pembangunan DKI Jakarta

13 hari lalu

Gantikan Anies Baswedan, Riza Patria Bicara Kemajuan Pembangunan DKI Jakarta

Menggantikan Anies Baswedan, Riza Patria mengajak masyarakat mengapresiasi berbagai kemajuan pembangunan Ibu Kota, khususnya sektor perhubungan.


Bank Syariah Indonesia Bidik Target Laba 2022 Tumbuh 40 Persen

15 hari lalu

Bank Syariah Indonesia Bidik Target Laba 2022 Tumbuh 40 Persen

Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan laba perusahaan melesat tumbuh sebesar 30 persen sampai 40 persen.


BP Tapera Tanamkan Rp 169,5 Miliar di Pasar Uang Syariah

24 hari lalu

BP Tapera Tanamkan Rp 169,5 Miliar di Pasar Uang Syariah

KIK Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang Syariah merupakan produk di pasar modal yang diperuntukkan bagi pengelolaan Dana Pemupukan Dana Tapera.


Indonesia Beri Kesempatan Investor Asing Bangun IKN Nusantara

28 hari lalu

Indonesia Beri Kesempatan Investor Asing Bangun IKN Nusantara

Indonesia akan memberikan kesempatan kepada para calon investor asing, termasuk dari Korea Selatan, untuk turut membangun IKN Nusantara.


Anies Baswedan Ubah Orientasi Pembangunan Jakarta, Selama Ini Fokus Kendaraan Pribadi

31 hari lalu

Anies Baswedan Ubah Orientasi Pembangunan Jakarta, Selama Ini Fokus Kendaraan Pribadi

Anies Baswedan mengubah orientasi dan investasi pembangunan di Ibu Kota pada pengurangan pemanfaatan kendaraan pribadi guna menekan kemacetan.


Ma'ruf Amin Telah Resmikan Tapera Syariah, Begini Penjelasan Model Bisnisnya

34 hari lalu

Ma'ruf Amin Telah Resmikan Tapera Syariah, Begini Penjelasan Model Bisnisnya

Wapres Ma'ruf Amin meresmikan Peluncuran Tapera Syariah, pada Selasa, 23 Agustus 2022 lalu secara virtual. Apakah Tapera Syariah itu?