BKN: 2 Instansi Batal Buka Lowongan Kerja CPNS

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tak hanya formasi umum dan formasi khusus cyber security, rekrutmen CPNS 2019 juga dibuka untuk formasi khusus yang terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude) dan diaspora, nilai kumulatif yang harus dilampaui adalah 271 dengan nilai TIU minimal 85. (dok KemenpanRB)

    Tak hanya formasi umum dan formasi khusus cyber security, rekrutmen CPNS 2019 juga dibuka untuk formasi khusus yang terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude) dan diaspora, nilai kumulatif yang harus dilampaui adalah 271 dengan nilai TIU minimal 85. (dok KemenpanRB)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas Kepala Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara atau BKN Paryono menyebutkan ada dua instansi yang mengundurkan diri dalam proses membuka lowongan kerja bagi calon pegawai negeri sipil atau CPNS. Dua instansi itu kata dia merupakan instansi pemerintah daerah.

    "Ada dua instansi kota Bontang dan Karangasem kayaknya mengundurkan diri," kata Paryono saat dihubungi, Senin, 25 November 2019. Pembatalan rekrutmen itu dikarenakan proses input formasi dan validasi belum selesai.

    Sebelumnya hingga Ahad, 24 November pukul 15.43 WIB sudah lebih dari 4,7 juta orang yang bikin akun untuk daftar CPNS. "3,6 juta sudah mengisi formulir pada tahap pendaftaran," kata Paryono saat dihubungi.

    Sedangkan jumlah yang sudah submit sebanyak 2,76 juta orang. Dari jumlah pendaftar tersebut, kata dia, paling banyak melamar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

    Paryono menyebutkan, pendaftaran untuk seleksi CPNS itu akan mulai ditutup besok, namun tidak seluruhnya. "Ada yang besok ada yang besoknya lagi, tergantung kemarin dia buka tanggal berapa," ujarnya.

    Adapun 10 instansi dengan pelamar terbanyak adalahKementerian Hukum & HAM 486.821 orang, Kementerian Agama 65.667 orang, Kejaksaan Agung 53.525 orang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah 42.450 orang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur 35.186 orang. Selain itu ada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 30.129 orang, Mahkamah Agung RI 26.309 orang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat 24.651 orang, Kementerian Kesehatan 19.479 orang, dan Pemerintah Kabupaten Bogor 17.866 orang

    Sedangkan instansi lima yang paling sedikit pelamar, yaitu Sekretariat Jenderal MPR 281 orang, Pemerintah Kab. Labuhanbatu Selatan 268 orang, Kementerian Pemuda dan Olahraga 225 orang, Kementerian Koordinator Bidang PMK 215 orang, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya 192. Ada juga Kementerian Koordinator Bidang Polhukam 184, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme 133 orang, Setjen KOMNAS HAM 117 orang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila 94 orang, Kementerian Riset dan Teknologi 43 orang

    Untuk 10 formasi dengan pelamar terbanyak, yaitu Penjaga Tahanan (Pria) 216.848 orang, Ahli Pertama - Guru Kelas 182.111 orang, Pelaksana/Terampil - Bidan 140.076 orang, Pelaksana/Terampil - Perawat 111.305 orang, Ahli Pertama - Guru Agama Islam 108.437 orang. Ada juga Penjaga Tahanan (Wanita) 97.115 orang, Ahli Pertama - Guru Matematika 86.082 orang, Ahli Pertama - Guru Bahasa Inggris 79.637 orang, Ahli Pertama - Guru Bahasa Indonesia 68.034 orang, dan Ahli Pertama - Guru Penjasorkes 63.263 orang

    Sedangkan formasi yang paling sedikit pelamar seleksi CPNS, yaitu Pengelola Pemeliharaan Laboratorium, Pengelola Grafik Perjalanan Kereta Api, Pengelola Kelistrikan Perkeretaapian, Nakhoda Kapal Kelas Iii, Masinis Iii Kapal Kelas I. Ada juga Penelaah Manajemen Lantas (Traffic Management Specialist), Pemeriksa Persyaratan Teknis Dan Laik Jalan Perkeretaapian, Asisten Ahli - Dosen Aplikasi Komputer Perbankan, Asisten Ahli - Dosen Arkeologi Asisten Ahli - Dosen Arudl Wal Qawafi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kobe Bryant Sang Black Mamba: Saya Tak Ingin Jadi Michael Jordan

    Pemain bola basket Kobe Bryant meninggal pada 26 Januari 2020, dalam kecelakaan helikopter di dekat Calabasas, California. Selamat jalan Black Mamba!