Erick Thohir Sudah Setor Tiga Calon Dirut Inalum ke Jokowi

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir (kanan) dan wakilnya, Kartika Wirjoatmodjo, memberikan keterangan seusai rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, di Jakarta Pusat, Selasa, 29 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas proyek kereta layang ringan atau LRT Cibubur-Dukuh Atas yang akan beroperasi pada 2021. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir (kanan) dan wakilnya, Kartika Wirjoatmodjo, memberikan keterangan seusai rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, di Jakarta Pusat, Selasa, 29 Oktober 2019. Rapat tersebut membahas proyek kereta layang ringan atau LRT Cibubur-Dukuh Atas yang akan beroperasi pada 2021. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengajukan tiga kandidat direktur utama PT Inalum kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Hal ini ia sampaikan dalam rapat Tim Penilai Akhir (TPA).

    "Hari ini kami ajukan Inalum nanti tunggu keputusannya mungkin satu dua hari," kata Erick Thohir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 November 2019.

    Namun Erick enggan membeberkan siapa saja tiga kandidat calon Direktur Utama PT Inalum ini. Ia juga tidak menjawab apakah kandidatnya berasal dari internal atau eksternal perusahaan. "Saya tidak bisa ngomong," ucap dia.

    Selain itu, Erick menuturkan rapat TPA hari ini telah menyetujui calon direktur utama untuk Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara. "Yang sudah diputuskan untuk Bank Mandiri dan BTN," ucap dia.

    Kursi Dirut BTN kosong setelah Suprajarto mengundurkan diri. Ia mundur lantaran merasa tidak diajak bicara oleh Menteri BUMN 2014-2019, Rini Soemarno, yang menggeser dari posisi sebelumnya Dirut BRI. Suprajarto menolak keputusan Rini dan mengundurkan diri pada 29 Agustus 2019 lalu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.