Boeing Banyak Masalah, Gaji Dennis Muilenburg Dipotong

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dennis Muilenburg, CEO Boeing. Sumber: intelligent-aerospace.com

    Dennis Muilenburg, CEO Boeing. Sumber: intelligent-aerospace.com

    Pada pekan lalu Muilenburg menghadapi pertanyaan keras dari anggota DPR dan Senat AS selama dua hari, termasuk soal pengunduran dirinya atau merelakan pendapatannya dipotong.

    Saat itu dia juga mengakui Boeing melakukan kesalahan desain pada 737 Max.

    Pada akhir Oktober lalu Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menjelaskan insiden nahas pesawat Lion Air jenis 737 Max 8 dengan nomor penerbangan JT 610. Insiden yang terjadi di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2018 itu menewaskan 189 penumpang serta awak kapal.

    KNKT menyimpulkan pilot kesulitan merespons fitur baru Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS). Kondisi ini dipersulit dengan tidak tidak adanya petunjuk dalam buku panduan maupun pelatihan

    Boeing 737 MAX telah dilarang terbang sejak Maret dan hal itu telah merugikan perusahaan hingga miliaran dolar Amerika Serikat. Kini Boeing juga bersiap membayar ganti rugi senilai US$5 miliar kepada konsumen dan juga kompensasi untuk keluarga korban dua kecelakaan itu. 

    Belakangan, sejumlah pesawat Boeing 737 NG juga mengalami masalah karena ditemukannya retakan massif di tubuh pesawat. Di Indonesia, pekan lalu Kementerian Perhubungan menemukan lima pesawat jenis B 737 NG juga retak. Pesawat itu dimiliki Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya Air.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?