Mulai 1 Desember, KAI DAOP Madiun Operasikan Jalur Ganda

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Api tengah melintas di lintasan kereta Jatinegara - Cakung sepanjang 9,5 kilometer di Kawasan Klender, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Jalur kereta api dwi ganda atau Double-Double Track (DDT) segmen Jatinegara-Cakung akan mulai beroperasi pada Jumat 12 April 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Kereta Api tengah melintas di lintasan kereta Jatinegara - Cakung sepanjang 9,5 kilometer di Kawasan Klender, Jakarta, Rabu, 10 April 2019. Jalur kereta api dwi ganda atau Double-Double Track (DDT) segmen Jatinegara-Cakung akan mulai beroperasi pada Jumat 12 April 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Madiun - PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menargetkan jalur ganda mulai difungsikan pada 1 Desember 2019. Double track itu membentang di antara Kedungbanteng, Sragen, Jawa Tengah - Jombang, Jawa Timur dengan panjang 131 kilometer.

    Adapun rinciannya, segmen Jombang - Madiun dengan panjang 74 kilometer dan segmen Madiun Kedungbanteng sepanjang 57 kilometer. "Saat double track sudah beroperasi sangat mungkin perjalanan kereta ditambah," kata Manager Humas PT KAI Daop. 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Minggu, 3 November 2019.

    Sesuai Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019, ada kereta baru yang bakal menambah dua perjalanan di wilayah Daop 7 Madiun. Kereta itu adalah 'Anjasmoro Ekspres' relasi Jombang - Pasarsenen dan sebaliknya. Selain itu, enam perjalanan untuk kereta fakultatif, yakni Sancaka dan Gajayana. Dengan demikian, ada delapan perjalanan kereta baru untuk Gapeka baru.

    Gapeka merupakan pedoman pengaturan pelaksanaan perjalanan kereta api yang digambarkan dalam bentuk garis untuk menunjukkan stasiun, waktu, jarak, dan kecepatan. Juga, posisi perjalanan kereta api mulai dari berangkat, berhenti, datang, bersilang, dan penyusulan, yang digambarkan secara grafis untuk pengendalian perjalanan kereta api.

    Penggantian Gapeka ini dilakukan karena sejak 2017 terjadi begitu banyak perkembangan perkeretaapian. Perkembangan itu seperti, pengoperasian Jalur Ganda Lintas Selatan Jawa dan Sumatera, Penambahan Lintas Baru seperti LRT Sumatera Selatan, Penambahan Stasiun, penambahan kecepatan prasarana, dan penetapan perjalanan kereta api baru.

    Maka, dengan Gapeka baru jumlah perjalanan yang diterapkan di Daop 7 Madiun pada 2017 hanya 66 bertambah menjadi 74 perjalanan. Jumlah perjalanan sangat mungkin bertambah jika memang dibutuhkan, misalnya saat momentum libur Natal dan Tahun Baru mendatang.

    "Yang jelas dengan adanya double track akan mempercepat waktu tempuh, karena pada waktu sebelumnya harus melintas di persilangan," ujar Ixfan sembari menyatakan percepatan waktu sekitar 15 menit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.