Airlangga Hartarto Jamu Tokoh Golkar, Sesmenko:Bukan Rapat Partai

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Perekonomian baru Airlangga Hartarto (kanan) menerima buku memori jabatan Menko Perkonomian lama Darmin Nasution, dalam serah terima jabatan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menko Perekonomian baru Airlangga Hartarto (kanan) menerima buku memori jabatan Menko Perkonomian lama Darmin Nasution, dalam serah terima jabatan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menyatakan bahwa kunjungan beberapa kerabat hingga pengurus partai politik ke kantor Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kemarin bukanlah rapat partai.

    "Hanya silaturahmi dan menyampaikan undangan kepada Pak Airlangga, bukan rapat resmi partai. Tentu kita tak bisa melarang tamu datang, apalagi itu dilakukan di luar jam kerja, usai Pak Menko memimpin sejumlah rapat internal dengan jajaran Kemenko Perekonomian," kata Susiwijono dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 Oktober 2019..

    Susiwijono mengatakan, sebagai menteri yang juga menjabat Ketua Umum Partai Politik, memang Airlangga Hartarto telah membuat garis pemisah yang tegas. Airlangga, kata dia, telah menegaskan bahwa tak boleh kepentingan nasional dan bangsa dinomorduakan, termasuk oleh kepentingan politik maupun golongan. "National interest yang utama", ujar Susiwijono menirukan ucapan Menko Airlangga.

    Menurut Susiwijono, sepekan sejak dilantik, Airlangga Hartarto memilih untuk mendengar, mendalami berbagai isu, serta mengantisipasi tantangan yang dihadapi. Bahkan secara khusus Menko Airlangga juga telah menggelar rapat pimpinan internal terkait penyusunan Omnibus Law, yang memang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    "Langkah ini diambil oleh Menko Airlangga guna mengidentifikasi kondisi perekonomian, mendengar permasalahan yang timbul, serta menyiapkan langkah antisipasi dan mencari alternatif kebijakan yang dapat segera diambil pemerintah," kata Susiwijono 

    Susiwijono mengatakan, sejak dilantik dan melaksanakan sertijab, Airlangga Hartarto langsung membahas secara detail satu-persatu masalah sektoral yang ada di tiap kedeputian, mulai dari sektor ekonomi makro, pangan, energi, ketenagakerjaan, infrastruktur, hingga kerja sama ekonomi internasional. “Pekan pertama menjabat, Rapat Omnibus Law serta isu strategis lain langsung diselenggarakan. Ini tentu menunjukkan komitmen dan semangat Pak Menko dan jajarannya dalam menjalankan tugasnya," kata Susiwijono.

    Seperti diberitakan, kemarin, Airlangga Hartarto menjamu beberapa kader Partai Golkar seperti Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Golkar Dyah Roro Esti di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2019.

    Airlangga Hartarto mengatakan, pertemuan dengan beberapa kader Partai Golkar di Kemenko Perekonomian merupakan agenda lain. "Ini, agenda lain. Agenda anak-anak muda, anggota Dewan yang terhormat," ujar dia. "Anak-anak muda ini kan baru masuk DPR ya tentu ada hal-hal yang perlu didiskusikan. Apalagi ada Wamendag."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.