Pergerakan Barang Kian Meluas, Bukalapak Gandeng Lion Parcel

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bukalapak Perluas Literasi Digital Bersama Pemerintah Provinsi Kaltim Kaltara.

    Bukalapak Perluas Literasi Digital Bersama Pemerintah Provinsi Kaltim Kaltara.

    TEMPO.CO, Batam - President dan Co-Founder Bukalapak Fajrin Rasyid memperkirakan prospek pergerakan barang e-commerce tidak hanya akan terpusat di Jabodetabek, melainkan bisa meluas hingga ke seluruh wilayah Indonesia. "Kami melihat Lion Parcel memiliki keunggulan soal cakupan yang bisa bermanfaat untuk ke depannya," ujarnya, Ahad, 6 Oktober 2019.

    Oleh karena itu, Bukalapak menggandeng Lion Parcel untuk memberikan solusi kelangsungan bisnis bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di Bukalapak yang tersebar di 34 provinsi, 492 kota dan hampir seluruh pulau di Tanah Air.

    Kerja sama Bukalapak dengan Lion Parcel dilakukan, menurut Fajrin, karena perusahaan ekspedisi tersebut dinilai mampu menyanggupi permintaan untuk mengirimkan barang lebih cepat dan dengan jangkauan area yang luas.

    Fajrin menjelaskan, salah satu latar belakang kerja sama dengan Lion Parcel karena merupakan salah satu dari beberapa mitranya yang dapat memenuhi kebutuhan yang diperlukan. "Partner logistik kami bukan hanya satu. Namun, kebutuhan kami soal kecepatan (pengiriman barang) ini disambut baik oleh Lion Parcel," ucapnya. 

    Lebih jauh Fajrin menyebutkan, kerja sama tersebut diinisiasi sejak 6 bulan yang lalu. Tim dari kedua perusahaan saling bertemu untuk membahas kekurangan dan peningkatan kemampuan masing-masing. 

    Hasilnya, performa Lion Parcel semakin membaik dalam menangani kiriman barang dari sektor retail, khususnya e-commerce. Tidak hanya mampu dituntut untuk mengirimkan barang secara cepat, melainkan juga kualitas layanan dan jangkauan daerah juga menjadi pertimbangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.