Kemenhub: Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Dibangun 2023

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Cepat Haramain Arab Saudi dibuka untuk umum pada tahun 2018, yang akan memudahkan jamaah Haji atau turis di Mekah dan Madinah. [SPA/Arab News]

    Kereta Cepat Haramain Arab Saudi dibuka untuk umum pada tahun 2018, yang akan memudahkan jamaah Haji atau turis di Mekah dan Madinah. [SPA/Arab News]

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembangunan kontruksi proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya bakal dimulai paling cepat pada akhir 2023. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan pemerintah bakal berkolaborasi dengan investor asal Jepang, Japan International Cooperation Agency atau JICA, untuk menggarap proyek tersebut.

    “Pekan depan akan kami tandatangani MoU teknisnya,” ujar Zulfikri saat ditemui di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 16 September 2019.

    Saat ini, pemerintah masih menimbang poin-poin teknis yang akan disepakati dalam MoU pembangunan kereta semi-cepat bersama Jepang. Poin-poin teknis itu meliputi pembuatan jalur eksisting kereta, pembagian local content, kebijakan terkait penutupan perlintasan sebidang, hingga skema pembiayaan.

    Setelah meneken MoU, pemerintah dan investor akan mulai melakukan studi kelayakan untuk menyiapkan rancang bangun dasar dan pembebasan lahan. Adapun saat ini pemerintah belum dapat memastikan besaran investasi yang diperlukan untuk pembangunan kereta cepat.

    “Belum tahu berapa investasinya. Ini nanti ada di property survey. Kan katakanlah masih ada perlintasan sebidang, mau kita bikin tidak sebidang. Sekarang lagi menghitung itu,” ujar Zulfikri.

    Investasi paling besar ditengarai akan dikucurkan untuk konstruksi fisik pembuatan jalur tambahan dan penutupan perlintasan sebidang. Zulfikri mengatakan perlintasan sebidang di Jakarta hingga Surabaya saat ini berjumlah 1.992.

    Di perlintasan tersebut akan dibangun jembatan layang di 400 titik. Karena itu, Kementerian Perhubungan bakal mengkomunikasikannya juga dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

    Menurut Zulfikri, kereta semicepat akan menekan waktu tempuh mencapai setengah dari kecepatan kereta api reguler. Kereta semicepat akan mengantar penumpang dari Jakarta ke Surabaya atau sebaliknya dengan waktu tempuh 5,5 jam. “Kecepatan kereta semi cepat nantinya 160 kilometer per jam,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.