Bukti Dukungan Presiden terhadap Pembangunan Peternakan

Foto dok. Kementrian Pertanian

BISNIS — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita, mengaku senang atas kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kapal Ternak Camara Nusantara (CN) 3. Presiden Jokowi tidak hanya melihat proses loading masuknya ternak sapi ke kapal ternak, namun juga ikut naik ke kapal untuk melihat langsung sapi yang telah memasuki kandang dalam kapal ternak CN 3, pada 21 Agustus 2019. Hal tersebut disampaikan Ketut saat ditemui di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, 22 Agustus 2019. 

“Kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo melihat kapal ternak merupakan bukti dukungan dan perhatian beliau yang besar kepada pembangunan peternakan,” ujar Ketut.

Pada kunjungan tersebut, Presiden menyampaikan rasa syukurnya bahwa telah tersedia kapal ternak yang melayani pengangkutan ternak sapi dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk tujuan pulau Jawa terutama Jakarta dan sekitarnya dalam kondisi muatan penuh. Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya bahwa ke depan ternak-ternak sapi NTT juga ada yang dikirim dalam bentuk daging beku ke wilayah konsumen. 

“Oleh karena itu, kita harus terus bersinergi dan bahu-membahu antara pemerintah dan stakeholder, untuk dapat mewujudkan harapan Bapak Presiden,” ujar Ketut.

Menurut Ketut, sejak diresmikan penggunaan kapal khusus ternak oleh pemerintah, pada 10 November 2015 hingga pertengahan 2019, jumlah ternak yang telah diangkut menggunakan moda transportasi ini dari wilayah produsen mencapai 147.164 ekor.

“Melalui kapal ternak ini, kita berharap keberadaan ternak dan dinamika ketersediaan ternak di Indonesia dapat terpantau dengan baik, sehingga kebijakan yang diambil pemerintah dalam penyediaan daging sapi menjadi lebih optimal,” ujarnya.

Lanjut Ketut, pemanfaatan kapal ternak ini dapat dioptimalkan untuk mengisi muatan balik kapal dengan produk yang dibutuhkan di daerah produsen, sehingga terjadi peningkatan hubungan perdagangan yang lebih baik antar daerah. “Hal ini perlu dukungan pemerintah daerah dalam memaksimalkan efektifitas pemanfaatan kapal ternak ini, yang pada akhirnya mendukung pembangunan peternakan ke depan yang lebih baik,” kata Ketut.

Anis, salah satu pengirim ternak sapi pengguna kapal ternak yang juga berada di lokasi tersebut menyampaikan kebahagiaannya dapat bertemu Presiden Jokowi pada saat proses loading ternak sapinya ke CN 3. Anis merasakan manfaat dengan adanya kapal ternak yang dapat mengangkut ternak sapi dari Provinsi NTT ke Jakarta, Samarinda, dan Banjarmasin.

“Senang pakai kapal ternak karena susut bobot badan sapi sampai tempat tujuan lebih kecil dibanding pakai kargo dan sapinya lebih terjamin selama perjalanan,” ucap Anis. 

Menurut pengalaman Anis selama ini, penurunan bobot badan sapi yang diangkut dengan kapal ternak kurang dari 10 persen, sedangkan kapal kargo lebih dari 10 persen. “Pengadaan kapal ternak merupakan progam pemerintah yang sangat bagus, solusi bagi kami peternak di NTT,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Benny, pengirim ternak sapi pengguna kapal ternak, saat ditemui di Pasar Ternak Lili Kabupaten Kupang. Benny lebih suka mengirimkan ternak-ternak sapinya menggunakan kapal ternak, karena penurunan bobot badan sapinya lebih rendah dibanding menggunakan kapal kargo. Berdasarkan pengalaman Benny, penurunan bobot badan ternak sapi yang dikirim dengan kapal ternak lebih rendah berkisar 6-8 persen dibandingkan dengan kapal kargo yang mencapai 12-15 persen.

Mendengar lansung apresiasi dari peternak terkait kapal ternak, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian, Fini Murfiani, mengatakan pengiriman sapi melalui fasilitasi kapal khusus ternak membuat kualitas ternak dapat terjaga dari tempat asal hingga ke wilayah tujuan konsumsi. Hal itu karena memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan untuk menciptakan kondisi nyaman bagi hewan ternak dalam masa pengangkutan dan pengiriman.

“Dampak kapal ternak ini juga dapat meminimalisasi penyusutan bobot ternak. Karena sering terjadi kasus kematian karena penanganan hewan ternak yang kurang layak di atas kapal,” kata Fini.

Kepala Dinas Peternakan Propinsi NTT, Danny Suhadi, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas fasilitasi kapal ternak dari pemerintah pusat untuk mengangkut sapi dari NTT menuju wilayah produsen. Lebih lanjut Danny menjelaskan bahwa lima kapal ternak yang mengangkut ternak sapi dari NTT adalah kapal CN 1, CN 2, CN 3, CN 4, dan CN 6. 

”Kelima kapal tersebut untuk distribusi ternak sapi NTT ke Pulau Jawa terutama Jakarta, dan Pulau Kalimantan melalui Samarinda dan Banjarmasin dengan muatan atau loading faktor rata-rata mencapai 100 persen dari kapasitas muatan angkut kapal sebesar 500 ekor per kapal,” kata Danny. (*) 






Cara Merawat Ban Tubeless Mobil

26 hari lalu

Cara Merawat Ban Tubeless Mobil

Agar ban tubeless Anda mampu bertahan lama, pasti harus diperlakukan dengan baik sehingga tidak cepat rusak.


Guru TIK Batam Makin Melek Digital

29 Agustus 2022

Guru TIK Batam Makin Melek Digital

Kemenkominfo Menyelenggarakan Kelas Literasi Digital dalam Bimbingan Teknis untuk MeningkatkanKompetensi Guru TIK di Kota Batam


Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

27 Februari 2022

Semakin Mudah, LRT, Bus, dan Angkot di Palembang Sudah Terintegrasi

Integrasi memudahkan aksesibilitas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat menggunakan angkutan umum perkotaan di Palembang dan sekitarnya.


Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

27 Februari 2022

Gus Muhaimin Rajut Spirit Perjuangan Kiai Abbas di Pesantren Buntet Cirebon

Gus Muhaimin mengaku spirit perjuangan Kiai Abbas akan terus dikenang sepanjang masa.


Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

27 Februari 2022

Penangkapan Ikan Terukur Berbasis Kuota Utamakan Nelayan Kecil

Kuota tersebut dimanfaatkan untuk nelayan lokal, bukan tujuan komersial (penelitian, diklat, serta kesenangan dan rekreasi), dan industri


BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

19 Februari 2022

BNI Siapkan Layanan Beyond Banking untuk 8 Juta Diaspora Indonesia

Kolaborasi diaspora dengan perbankan nasional merupakan upaya untuk terus menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri.


Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

19 Februari 2022

Mesin ATM BNI di Kantor Rans, Pakar: Strategi Bank Genjot Literasi Keuangan

Heboh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang mendapatkan kado ulang tahun mesin ATM dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).


Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

19 Februari 2022

Bamsoet Optimistis Pengaspalan Kembali Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika Segera Selesai

Tes pramusim MotoGP yang telah digelar pada 11 Maret 2022 menjadi pelajaran penting menghadapi race MotoGP pada 18-20 Maret 2022 nanti.


Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

19 Februari 2022

Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Perkuat Listrik Bali

Kesuksesan penyelenggaraan G20 Indonesia akan menjadi bukti keandalan listrik PLN dalam mendukung kegiatan berstandar dunia.


HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

19 Februari 2022

HNW: Sebaiknya Pemerintah Segera Mencabut Permenaker 2/2022

Sikap yang memaksakan tetap berlakunya Permenaker 2/2022 itu bisa menciderai nilai kemanusiaan dan keadilan dalam Pancasila.