JK Kumpulkan Pimpinan Parpol Bahas Ekonomi Sulawesi Selatan

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden yang juga Ketua Dewan Pengarah TKN, Jusuf Kalla menghadiri acara silaturahmi dan pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin resmi dibubarkan yang merupakan penanda bahwa TKN telah selesai  melaksanakan tugasnya untuk memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 01. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Wakil Presiden yang juga Ketua Dewan Pengarah TKN, Jusuf Kalla menghadiri acara silaturahmi dan pembubaran Tim Kampanye Nasional (TKN) di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin resmi dibubarkan yang merupakan penanda bahwa TKN telah selesai melaksanakan tugasnya untuk memenangkan pasangan calon presiden nomor urut 01. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Makassar -Wakil Presiden Jusuf Kalla alias JK mengumpulkan para pimpinan partai politik di Kediamannya Jalan Haji Bau, Kota Makassar, Minggu malam 11 Agustus 2019.

    Diketahui orang nomor dua di Indonesia ini memang datang lebaran di Makassar. JK salat Idul Adha 1440 Hijriyah di Lapangan Karebosi setelah itu menyerahkan dua hewan kurban.

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nurdin Halid mengatakan berkumpulnya para politisi hanya untuk silaturahmi dan bernostalgia.

    “Beliau memberikan pencerahan soal ekonomi, tantangan Sulawesi Selatan ke depan,” kata Nurdin Halid.

    Menurut dia, Sulsel harus melakukan terobosan baru agar perekonomian bisa maju. Jika tidak, ekonomi Sulawesi Utara dan Tengah akan menyalip Sulsel.

    “Baru saya tahu ekonomi Sulawesi Utara dan Tengah mulai meningkat. Kalau kita tidak lakukan terobosan baru maka kita bisa tertinggal,” tutur JK. “Jadi kita diberikan pencerahan demokrasi dan ekonomi,” tambahnya.

    Sementara, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menambahkan kehadiran JK ini memberikan sebuah semangat untuk tantangan ke depan. “Ini tantangan kita ke depan, apa yang harus dilakukan adalah merapatkan barisan dan membangun solidaritas,” ucap Nurdin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.