Damri Bandara Soetta Mogok, Ini Penjelasan Dirut Damri

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengelap bus yang dilengkapi fasilitas internet dan GPS di Kantor Perum Damri Unit kota Bandung, 12 Maret 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Petugas mengelap bus yang dilengkapi fasilitas internet dan GPS di Kantor Perum Damri Unit kota Bandung, 12 Maret 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Mereka yang lulus tes seharusnya bisa langsung bekerja, namun mereka mengundurkan diri karena diprovokasi oleh rekan-rekannya yang tidak lulus dan melakukan protes. Agar layanan helper off board segera tersedia, Damri  bekerja sama dengan perusahaan alih daya. Dengan demikian helper lama dapat bekerja kembali melalui perusahaan outsourcing apabila lolos persyaratan. 

    Keempat, sistem e-ticket Damri  ini merupakan kebijakan penting untuk mengendalikan pendapatan. Menurut Setia, tanpa helper on board, pendapatan Bandara Soekarno-Hatta ternyata meningkat per-hari nya bahkan hingga mencapai 40 persen.

    Lebih lanjut, Setia menjelaskan titik temu antara manajemen DAMRI dengan pengemudi yang melakukan demo sebenarnya sudah dicapai Jumat kemarin. Di antaranya yaitu jumlah helper off board akan ditambah, dan untuk rute-rute sibuk akan diberikan helper on board.

    Baca : Aksi Sopir Mogok, Layanan Bus Damri Bandara Soetta Nyaris Lumpuh

    Namun, pengemudi yang sudah bersikap anarkis, justru berbalik meminta Damri mengeluarkan surat kesepakatan damai dan menjamin bahwa para pengemudi yang anarkis tersebut tidak dirotasi atau tidak dipecat. Hal ini tentu saja tidak dapat diterima oleh manajemen Damri. Sebab, menurut Setia, perbuatan anarkis merupakan perbuatan yang harus diproses sesuai dengan aturan hukum.

    FAJAR PEBRIANTO | JONIANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.