Jokowi Ingin Proyek Kawasan Wisata di Sulut Rampung 2020

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi  (tengah) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Menhub Budi Karya Sumadi (kedua kanan), Seskab Pramono Anung (ketiga kanan) dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (ketiga kiri) meninjau Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara, Kamis, 4 Juli 2019. Perluasan bandara ini rencananya akan dimulai pada September 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari/wsj.

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kanan), Menhub Budi Karya Sumadi (kedua kanan), Seskab Pramono Anung (ketiga kanan) dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (ketiga kiri) meninjau Terminal Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara, Kamis, 4 Juli 2019. Perluasan bandara ini rencananya akan dimulai pada September 2019. ANTARA/Puspa Perwitasari/wsj.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan proyek perbaikan fasilitas kawasan wisata Sulawesi Utara (Sulut)  rampung pada 2020.

    Baca: Ke Sulut, Jokowi Tinjau Infrastruktur Pendukung Pariwisata

    "Targetnya selesai tahun depan. Semuanya, airport tahun depan, di (Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK) Likupang tahun depan, yang di (KEK) Bitung, Pulau Lembeh itu juga kita harapkan tahun depan juga mulai jembatannya. Termasuk beberapa tempat yang tadi malam kami lihat di pinggir pantai ada plaza pantai di Kota Manado," kata Presiden Jokowi di dermaga Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara Jumat, 5 Juli 2019.

    Presiden Jokowi bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan para menteri Kabinet Kerja hari ini mengunjungi Taman Nasional Bunaken, sekaligus mengecek sejumlah fasilitas di kawasan wisata tersebut. Presiden juga sempat menikmati keindahan bawah air Bunaken melalui jendela kaca di dasar lambung kapal saat berada di perairan tersebut.

    "Ini kejar-kejaran. Kita ini dikejar oleh turis yang ingin masuk, tapi runway-nya kurang panjang, terminal airport-nya kurang gede, produknya banyak yang harus disiapkan. Ini kan kejar-kejaran, jangan sampai ditinggal oleh konsumen. Kenapa kita ke lapangan? Karena kita ingin mengejar itu, kalau biasa-biasa saja, kita mungkin tidak. Ini ada keadaan luar biasa yang turis ingin masuk, tapi kita harus menyiapkan," ungkap Presiden Jokowi.

    Untuk menyelesaikan seluruh rencana pembangunan fasilitas tersebut, Presiden akan membicarakan soal tata ruang tersebut dengan para menterinya sebelum kembali ke Jakarta pada hari ini. "Tata ruang untuk kota, untuk wilayah pariwisata, dua-duanya. Setelah ini rampung, kita akan pindah mungkin dua minggu lagi di Labuan Bajo, keadaannya sama," tutur Jokowi. 

    Baca: Jokowi Menang Lagi, Dunia Usaha Sambut Positif

    Jokowi menjelaskan, dana pembangunan kawasan wisata ini menggunakan anggaran pemerintah pusat. Karena itu, ia berharap proyek yang dikerjakan dapat memberikan dampak pertumbuhan ekonomi, dan dampak ekonomi langsung untuk masyarakat. "Jadi infrastruktur betul-betul memberikan dampak terhadap investasi, dampak ekonomi, dampak kepada masyarakat," katanya. 

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.