KTT G20, Jokowi Dorong Kerja Sama Pendidikan Vokasi RI-Australia

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, di Suntec Convention Centre, Singapura, Rabu, 14 November 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, di Suntec Convention Centre, Singapura, Rabu, 14 November 2018. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Osaka - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendorong peningkatan kerja sama Indonesia dengan Australia dalam pendidikan vokasi saat pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Intex Osaka, Jepang.

    Baca: KTT G20, Jokowi Dukung Rezim Perpajakan Adil di Era Digital

    Kerja sama ini di sejalan dengan prioritas pembangunan di Indonesia dalam lima tahun mendatang akan difokuskan pada isu pengembangan sumber daya manusia. Termasuk di bidang pendidikan vokasi dan pendidikan tinggi sehingga diharapkan adanya peningkatan kerja sama kedua negara di bidang tersebut.

    Selain pembahasan kerja sama di bidang pendidikan, Presiden Jokowi juga membahas kerja sama di bidang ekonomi khususnya mengenai Pacific Exposition di Auckland. “Saya sangat mengapresiasi dukungan Australia terhadap pelaksanaan 'Pacific Exposition' di Auckland Juli 2019,” katanya, Sabtu, 29 Juni 2019.

    Pelaksanaan eksposisi ini, ucap Presiden Jokowi, akan meningkatkan hubungan ekonomi antar negara-negara Pasifik. Di awal pertemuan, PM Morrison menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Jokowi yang terpilih kembali pada pemilihan presiden 2019. “Terima kasih atas ucapan selamat setelah penghitungan suara selesai dilakukan di Indonesia,” ucap Presiden Jokowi seperti disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

    Dalam pertemuan itu juga, Presiden Jokowi menjelaskan tentang Outlook ASEAN Indo-Pasifik yang baru saja disepakati oleh para pemimpin ASEAN dalam KTT ke-34 ASEAN di Thailand yang merupakan konsep kerja sama negara-negara sepanjang Samudra Hindia dan Pasifik dalam hal peningkatan kerja sama dengan mengedepankan prinsip keterbukaan dan penghormatan terhadap hukum internasional.

    Baca: Jokowi Menang, Unsur Ketidakpastian Dalam Negeri terhadap IHSG Hilang

    Selain memuat cara pandang, kata Jokowi, prinsip-prinsip Outlook tersebut juga memuat bidang kerja sama yang ingin dilakukan ASEAN dengan mitranya "Saya menghargai respons positif Australia terhadap ASEAN Outlook tersebut. Saya juga berharap Australia dapat melakukan kerja sama dengan ASEAN dalam berbagai bidang yang ada di dalam Outlook,” tuturnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.