Sekretaris Jenderal Kementerian Pariwisata Tutup Usia

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ukus Kuswara dalam acara Wonderful Noon yang diselenggarakan pada Selasa, 30 April 2019 di Graha Niaga, Jakarta.

    Sekretaris Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ukus Kuswara dalam acara Wonderful Noon yang diselenggarakan pada Selasa, 30 April 2019 di Graha Niaga, Jakarta.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara, tutup usia pada Senin, 6 Mei 2019. Kepala Biro Komunikasi dan Publikasi Kementerian Pariwisata Guntu Sakti mengatakan Ukus meninggal dunia pukul 06.15 WIB pagi tadi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto.

    Baca: Survei: Indonesia Jadi Tujuan Utama Wisata Halal di Dunia

    "Pukul 06.15 WIB sampai 09.30 WIB pengurusan jenazah, dan akan disalatkan di Masjid RSPAD," ujar Guntur dalam pesan pendek kepada Tempo, Senin, 6 Mei 2019.

    Mendiang Ukus akan diberangkatkan ke Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, untuk prosesi pelepasan jenazah. Sejumlah pejabat Kementerian Pariwisata akan hadir untuk melayat pada pukul 09.30 hingga 10.30 WIB.

    Adapun jenazah akan diberangkatkan menuju kampung halaman Ukus di Kuningan, Jawa Barat, menjelang tengah hari. "Jenazah tiba di Kuningan siang hari dan akan diterima Bupati Kuningan, lalu disalatkan di Masjid Agung Kuningan," ucap Guntur.

    Menurut sumber Tempo, Ukus menderita sakit pembuluh darah sebelum wafat. Ukus dilarikan ke RSPAD pada Sabtu lalu, 4 Mei 2019.

    Dua hari sebelum mengidap sakit, Ukus sempat memimpin acara Wonderful Noon. Acara ini merupakan ajang yang mempertemukan Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) dengan pegiat media sosial guna memajukan pariwisata Indonesia.

    Ukus didapuk menjabat posisi pejabat teras di Kementerian Pariwisata sebagai Sekjen oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya pada 2015 lalu. Kala itu, Ukus dipercaya menjadi salah satu roda penggerak Kementerian untuk memajukan iklim pariwisata. Di antaranya menambah potensi devisa dan mendorong laju pertumbuhan wisatawan mancanegara.

    Pada 2011, Ukus pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Nilai Budaya Seni dan Film (NBSF). Ukus kala itu dilantik oleh mantan Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, Jero Wacik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.