Kamis, 15 November 2018

Tragedi Lion Air, Kemenhub Jaga Reputasi Penerbangan RI

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim KNKT memeriksa turbin pesawat Lion Air JT 610 di Posko Tanjung Priok, Jakarta, Ahad, 4 November 2018. Tim SAR gabungan menyerahkan turbin, roda dan sejumlah barang-barang temuan dari jatuhnya pesawat Lion Air pada proses pencarian hari ketujuh. TEMPO/Amston Probel

    Tim KNKT memeriksa turbin pesawat Lion Air JT 610 di Posko Tanjung Priok, Jakarta, Ahad, 4 November 2018. Tim SAR gabungan menyerahkan turbin, roda dan sejumlah barang-barang temuan dari jatuhnya pesawat Lion Air pada proses pencarian hari ketujuh. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah berkomitmen menjaga reputasi keamanan dan keselamatan penerbangan di mata internasional setelah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 registrasi PK-LQP.

    Baca juga: Lion Air Jatuh, Jenazah Jaksa Dodi Disemayamkan di Kejagung

    Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, M. Pramintohadi Sukarno, mengatakan Indonesia sudah mendapatkan beberapa apresiasi dan penilaian yang bagus dari lembaga internasional, seperti otoritas penerbangan nasional Amerika Serikat (Federal Aviation Administration/FAA), Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization/ICAO), dan Uni Eropa.

    "Kami akan terus menjaga reputasi keamanan dan keselamatan penerbangan tersebut. Selain itu, kami juga aktif menyampaikan laporan kepada mereka (lembaga penerbangan internasional)," katanya, Sabtu, 3 November 2018.

    Dia menyebutkan prestasi yang didapatkan Indonesia di sektor keamanan dan keselamatan penerbangan antara lain meraih peringkat Kategori 1 oleh FAA pada 2016. Artinya, Indonesia memenuhi syarat regulasi keselamatan penerbangan sipil internasional.

    Selain itu, pada 2017, nilai Audit Pengawasan Keselamatan Penerbangan (Universal Safety Oversight Audit Programme/USOAP) mampu mencapai 80,34 poin. Capaian itu, membuat Indonesia berada di peringkat 58 dunia.

    Apresiasi kedua lembaga tersebut, kata Pramintohadi, membuat Uni Eropa mencabut larangan semua maskapai penerbangan Indonesia dari EU Safety Flight pada 14 Juni 2018.

    Pramintohadi menyebutkan berbagai upaya pengawasan yang saat ini terus dilakukan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara juga selalu mengacu pada regulasi internasional.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.