Ridwan Kamil Siapkan Rp 50 Miliar untuk Sulap Kalimalang

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menko Perekonomian Darmin  Nasution  meresmikan jurusan kopi di SMK PPN Tanjung Sari, Sumedang, Jawa Barat, Senin, 24 September 2018. (dok Pemprov Jabar)

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution meresmikan jurusan kopi di SMK PPN Tanjung Sari, Sumedang, Jawa Barat, Senin, 24 September 2018. (dok Pemprov Jabar)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan mengucurkan dana ‎Rp 50 miliar guna merevitalisasi Kalimalang, Kota Bekasi. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan Tim Kalimalang. Ia juga terus berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk melakukan sinkronisasi rencana pembangunan yang akan dilakukan.

    Baca: Ridwan Kamil Ajak Tisna Sanjaya Bikin Mural di Bantaran Citarum

    Hasil survei terbaru, bakal empat zona yang dibidik menjadi titik pembangunan, di antaranya saluran Kali Malang di Gerbang Tol Bekasi Timur, di dekat Kampus Unisma (Universitas Islam '45) Bekasi dan di dekat Hotel Horison, Bekasi Selatan.

    “Sesuai janji, tim dari saya sudah mempresentasikan proyek Kalimalang ada empat zona, kami terus koordinasi ke Pak Wali Kota (Bekasi). Kami sudah meneliti mana-mana yang baik dan memungkinkan," katanya di Gedung Sate, Bandung, Kamis, 27 September 2018.

    Diperkirakan revitalisasi itu akan menelan biaya besar. "Anggaran pasti besar, karena panjang sekali, tapi provinsi komit untuk proyek pertama minimal dari provinsi kita siapkan Rp 40-50 miliar, sehingga nanti bisa memberikan contoh penataan sungai yang baik dan menjadi kebanggaan warga Bekasi," ucapnya.

    Ridwan Kamil menjanjikan Kalimalang bakal disulap seperti Sungai Cheonggyecheon di Korea Selatan. Sambil menunggu alokasi anggaran, pembangunan rencananya akan dimulai tahun depan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.