Rabu, 14 November 2018

KKP - XL Axiata Luncurkan Aplikasi Melaut untuk Nelayan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama XL Axiata luncurkan aplikasi Laut Nusantara untuk nelayan. ANTARA.

    Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama XL Axiata luncurkan aplikasi Laut Nusantara untuk nelayan. ANTARA.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama XL Axiata meluncurkan aplikasi Laut Nusantara yang dapat digunakan bagi nelayan untuk mengetahui wilayah tangkapan, informasi sebaran ikan di pelabuhan, hingga kondisi cuaca di laut.

    Baca juga: Kurangi Sampah Plastik di Laut, KKP Kucurkan Rp 8 Miliar Lebih

    "Indonesia memiliki kekayaan ikan di laut yang luar biasa dan ini membutuhkan teknologi yang bisa digunakan nelayan untuk bisa mengoptimalkan tangkapan," kata Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Syarief Widjaja di Jembrana, Bali, Kamis, 30 Agustus 2018.

    Menurut Syarief, sebagai negara maritim yang luas dan memiliki potensi ikan tangkap laut yang melimpah, sudah seharusnya nelayan Indonesia memiliki kemampuan dan mengetahui keberadaan dan posisi ikan di laut.

    "Jadi kalau biasanya nelayan mengetahui keberadaan ikan melalui penciuman, kini nelayan bisa gunakan teknologi untuk mengetahui koordinat keberadaan ikan," katanya.

    Baca juga: Raup Keuntungan, XL Axiata Fokus ke Bisnis Layanan Data

    Sementara itu, Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D. Yosetya mengatakan hingga akhir 2018 perusahaan akan melakukan sosialisasi Aplikasi Laut Nusantara di 11 kota dengan target 1.300 nelayan yang ada di Jawa, wilayah selatan Sumatera, dan Bali.

    "Perusahaan akan memberikan sosialisasi kepada nelayan menggunakan aplikasi dan gadget sehingga bisa lebih paham," kata Yessie.

    Aplikasi Laut Nusantara bisa diunduh di Play Store secara gratis melalui smartphone Android dengan menggunakan operator layanan data. Aplikasi itu bisa digunakan oleh nelayan saat melaut sejauh smartphone mereka masih bisa menangkap sinyal data dari operator. Berdasarkan ujicoba di sejumlah daerah, aplikasi masih bisa dibuka hingga jarak 10 mil dari pantai.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.