8 Bulan Diresmikan, Seperti Apa Proyek Rel Ganda Bogor-Sukabumi?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berbincang dengan para pekerja padat karya pembangunan jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, 7 April 2018. Pembangunan jalur ganda rel kereta api Bogor-Sukabumi tahap awal menyerap anggaran Rp13 miliar.  ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Jokowi berbincang dengan para pekerja padat karya pembangunan jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, 7 April 2018. Pembangunan jalur ganda rel kereta api Bogor-Sukabumi tahap awal menyerap anggaran Rp13 miliar. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Proyek kereta rel ganda sepanjang 56 kilometer dari Bogor menuju Sukabumi, Jawa Barat, belum menunjukkan progress yang berarti. Sampai saat ini, belum satu pun lahan yang berhasil dibebaskan untuk keperluan pembangunan proyek.

    Baca: Menhub: Biaya Proyek Rel Ganda Kereta Sukabumi Rp 1,1 Triliun

    "Belum ada pembebasan lahan, ini baru pembangunan tahap awal," kata Argo Pratomo,
    Site Manager dari kontraktor proyek, PT Prawiramas saat ditemui Tempo di salah satu titik lokasi pembangunan rel ganda di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu, 25 Agustus 2018.

    Argo dan tim bertanggung jawab untuk pembangunan konstruksi sepanjang 1,5 kilometer di 7 kilometer seksi pertama, dari Cigombong, Bogor ke Cicurug, Sukabumi. Kementerian Perhubungan menargetkan seluruh pembangunan di seksi pertama ini selesai akhir tahun 2018. "Bisa akhir tahun, tapi rasanya belum akan sempurna," ujar Argo.

    Baca: Menhub: Proyek Kereta Rel Ganda Bogor-Sukabumi Mandek Karena..

    Proyek senilai Rp 2 triliun ini sebelumnya diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 15 Desember 2017. Pembangunan dilakukan dalam dua fase.

    Tahap pertama yaitu dari Paledang lalu ke Cigombong hingga Cicurug sepanjang 26,7 kilometer. Lalu tahap kedua dari Cicurug sampai Sukabumi sepanjang 30,5 kilometer. Seksi pertama Cigombong ke Cicurug, merupakan bagian dari pembangunan tahap pertama yang dibangun lebih awal.

    Dari pantauan Tempo di lapangan, memang belum banyak progres pembangunan yang dilakukan. Sampai saat ini, baru ada beberapa tiang panjang yang akan menjadi fondasi rel ganda. Itupun baru dibangun di lahan milik PT Kereta Api Indonesia. Tak jauh dari sana, beberapa rumah yang sudah harus direlokasi masih berdiri kokoh.

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang meninjau langsung proyek ini mengakui belum banyak progres sejauh ini. Dari April 2018 hingga Agustus 2018, pembangunan proyek masih belum beranjak dari angka 10 persen. Salah satu kendala adalah persoalan relokasi warga. "Masalah uang kerahiman," kata dia di hari yang sama. Totalnya mencapai Rp 2,4 triliun untuk 549 warga terdampak.

    Target proyek kereta rel ganda yang diberikan Presiden Joko Widodo sebenarnya hanya beberapa tahun saja. Jika seksi pertama sepanjang 7 kilometer dari Cigombong ke Cicuruh harus selesai akhir tahun 2018. Maka untuk keseluruhan rel dari Bogor menuju Sukabumi harus selesai tahun 2020. Artinya hanya bersisa waktu 2 tahun 4 bulan lagi untuk mengerjakannya hingga tuntas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.