IIMS 2018, DFSK Glory 580 Dinobatkan Jadi SUV Terbaik

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sokon Glory 580 dari pabrikan DongFeng Sokon (DFSK), di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang,Sabtu 19 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    Sokon Glory 580 dari pabrikan DongFeng Sokon (DFSK), di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Tangerang,Sabtu 19 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

    TEMPO.CO, Jakarta - Mobil keluaran Dongfeng Sokon (DFSK), Glory 580, dinobatkan sebagai kendaraan SUV terbaik dalam gelaran Indonesia International Motor Show atau IIMS 2018. Deputy Managing Director PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan penghargaan ini menandakan Glory 580 telah diterima di pasar Indonesia.

    “Penghargaan ini menjadi pengakuan pertama bagi Glory 580 dari pasar Indonesia dan akan menjadi dorongan bagi kami untuk terus memberikan layanan yang lebih baik lagi bagi konsumen kami,” ujar Franz melalui keterangan tertulis, Ahad, 29 April 2018.

    Baca: IIMS 2018, Airlangga Sebut Hati Jokowi Ada di Industri Otomotif

    Selain The Best SUV, Glory 580 juga mendapatkan penghargaan The Most Tested Choice Automobile. Penghargaan untuk mobil pabrikan Cikande, Serang, Banten ini diberikan langsung oleh Project Director IIMS 2018 Hendra Noor Saleh. “Glory 580 adalah model strategi global DFSK, dengan versi setir kanannya pertama kali hadir di Indonesia,” ujar Franz.

    Model ini ditawarkan dalam dua pilihan mesin yakni 1.5L Turbo dan 1.8L dengan rentang harga Rp 220 juta hingga Rp 350 juta. Menariknya, Sokonindo Automobile, agen pemegang merek DFSK di Indonesia, memberikan garansi 7 tahun atau 150 ribu kilometer untuk Glory 580.

    CO-CEO Sokonindo Automobile, Alexander Barus, mengatakan mobil yang saat ini masih dalam tahap pre-order itu hadir dengan garansi 7 tahun atau 150 ribu kilometer. Ia pun menyebut DFSK sebagai pelopor dalam penerapan sistem garansi itu.

    Baca: Inilah Deretan Para Pemenang IIMS Award 2018

    Menurut Alex, DFSK memiliki komitmen investasi yang tinggi di Indonesia. Setelah membangun pabrik perakitan dan mengoperasikannya pada November 2017 dengan nilai investasi US$ 150 juta.

    Investasi itu, lanjut Alex, akan ditingkatkan hingga US$ 300 juta. Investasi itu akan dikembangkan dengan mendirikan pabrik mesin yang lokasinya berdekatan dengan pabrik perakitan. “Target kami selanjutnya adalah ekspor. Mudah-mudahan bisa segera terwujud dalam 1-2 tahun ini,” tutur dia.

    Terkait dengan ajang IIMS 2018, lebih jauh Alex menargetkan Indonesia untuk menjadi basis produksi mobil Glory 580 setir kanan untuk ekspor. "Ke kawasan regional dulu, ASEAN.”

    WAWAN PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?