Kadin Minta Pemerintah Perketat Penyaluran Garam Impor

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garam Impor Disebar ke Industri Kecil-Menengah

    Garam Impor Disebar ke Industri Kecil-Menengah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah meningkatkan pengawasan dan pengetatan garam impor. Kadin beralasan hal tersebut guna melindungi petani garam lokal.

    "Pemerintah memang perlu meningkatkan pengawasan agar garam impor tidak sampai mengganggu stabilitas harga garam petani," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto dalam siaran pers di Jakarta, Rabu, 18 April 2018.

    Baca juga: Jokowi Perintahkan Aparat Jaga Garam Impor Tak Bocor ke Pasaran

    Sebelumnya, Yugi melakukan kunjungan kerja dan berdiskusi dengan petani garam di Kecamatan Kaliori, Rembang, Jawa Tengah, Selasa, 17 April 2018. Atas banyaknya masukan yang diterima dari petani garam, ia mengaku akan mencoba berkomunikasi dengan Kementerian Perdagangan dalam waktu dekat.

    Menurut Yugi, petani garam lokal tidak terlalu mempermasalahkan kebijakan impor. Meski demikian, pemerintah juga perlu mengawasi agar garam impor tidak sampai merembes ke pasar garam konsumsi, sehingga impor garam sebaiknya dilakukan melalui satu pintu.

    "Jika impor garam dilakukan dengan banyak pihak, ada kecenderungan importir berlomba-lomba menjual garam dengan harga yang murah," ungkapnya.

    Perang harga garam impor dikhawatirkan akan merugikan petani. "Intinya kami pun berharap garam impor memang sebaiknya digunakan untuk kepentingan industri dan tidak dipergunakan untuk garam konsumsi karena merugikan petani lokal," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?