Sri Mulyani Beberkan Cara Menikmati Belajar Makro Ekonomi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan orasi ilmiah dalam peringatan Dies Natalis ke-52 Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Sekaran, Semarang, Jawa Tengah, 30 Maret 2017. Dalam orasi ilmiahnya, Sri Mulyani membahas mengenai tantangan ekonomi global bagi Indonesia. ANTARA FOTO

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan orasi ilmiah dalam peringatan Dies Natalis ke-52 Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Sekaran, Semarang, Jawa Tengah, 30 Maret 2017. Dalam orasi ilmiahnya, Sri Mulyani membahas mengenai tantangan ekonomi global bagi Indonesia. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Depok - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menceritakan mata kuliah favorit saat belajar di kampus. Dia membeberkan kegemarannya belajar nakro ekonomi saat mengisi kuliah perdana semester genap di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia pada hari ini, Senin, 5 Februari 2018.

    Sri Mulyani mengajar kuliah makro ekonomi setelah pada semester sebelumnya membawakan materi mikro ekonomi.  Kepada para mahasiswa, Sri Mulyani menceritakan kesukaannya akan makro ekonomi.

    "Makro ekonomi itu mengasyikkan sekali. Kita bicara bagaimana ekonomi tumbuh, kenapa ekonomi gagal berekspansi. Kita bicara bagaimana long term growth. Dan kita akan bicara policy government," kata Sri Mulyani di kampus UI, Depok, Jawa Barat, Senin, 5 Februari 2018.

    Simak: Sri Mulyani Kritik Perjalanan Dinas Pemda DKI

    Sri Mulyani bercerita, dirinya hampir saja masuk Fakultas Psikologi UI. Namun, rencana itu urung lantaran ia diterima di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI. Sri Mulyani berujar, dirinya kemudian sangat menikmati belajar ekonomi makro.

    Kepada para mahasiswa, Sri Mulyani menyampaikan tiga hal yang dia harapkan dari mereka. Tiga hal tersebut yakni pengetahuan (knowledge), keahlian (skill), dan tingkah laku yang baik (attitude). Belajar ekonomi, menurut Sri Mulyani, adalah mempelajari kebiasaan dari para pelaku-pelakunya.

    "Kenapa saya menikmati belajar makro ekonomi, karena saya menikmati belajar behaviour," ujar Sri Mulyani.

    Selama mengajar, Sri Mulyani beberapa kali berjalan menghampiri para mahasiswa untuk melontarkan pertanyaan. Dia juga tak segan bergurau dengan para mahasiswa, misalnya tentang aksi Ketua BEM UI yang memberikan kartu kuning untuk Presiden Joko Widodo dalam acara perayaan ulang tahun UI pekan lalu.

    "Kalau pertumbuhan ekonomi cuma lima persen nanti Presiden Jokowi kalian kasih kartu kuning enggak? Itu bos saya lho kalian kasih kartu kuning," kata Sri Mulyani yang disambut tawa hadirin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.