Belanja Gawai dan Perkakas Diprediksi Meningkat pada 2018

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    Ilustrasi belanja online / e-commerce. freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Lembaga riset konsumen GfK Indonesia memprediksi pertumbuhan belanja gawai telekomunikasi dan perkakas rumah tangga terus tumbuh pada 2018. Hal ini berdasarkan kajian mereka bahwa serapan konsumsi barang telekomunikasi meningkat 7,8 persen dan perkakas rumah tangga tumbuh hampir 5 persen pada tahun ini.

    Peluang itu direspon e-commerce sebagai salah satu ceruk bisnis pada 2018. Salah satunya PT Bhinneka Mentari Dimensi yang dikenal dengan bendera Bhinneka.com. "Kami akan eksplorasi sektor gadget dan barang elektronik," kata Irina Marwan, Brand Marketing Manager Bhinneka.com, Kamis, 21 Desember 2017.

    Menurut Irina, dua sektor itu sangat menarik digarap seiring migrasi model belanja dari konvensional ke belanja online. Tahun depan, konsumen yang baru pertama berbelanja online (first purchasers) diperkirakan naik 10-20 persen. "Masyarakat semakin melek bertransaksi elektronik," Irina menjelaskan.

    Dia menambahkan pertumbuhan sektor belanja online tak bisa lepas dari populasi generasi milenial. Kelompok, menurut Irina, adalah segmen konsumen baru yang punya gaya belanja yang berbeda dengan generasi sebelumnya.

    Selain itu, Irina optimistis sektor gawai masih terus punya daya pikat karena sejumlah merek terus meluncurkan seri-seri terbaru menjelang akhir 2017 ini. "Ada tujuh merek besar yang merilis seri terbarunya sebagai jagoan mereka di tahun depan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.