Proyek Listrik dan Bandara di RI Akan Gunakan Dana Pensiun Cina

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo,  didampingi Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, dan Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Irfan Zainuddin meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Unit 5 & 6 PT Pertamina Geothermal Energy Lahendong disela-sela peresmian di Tompaso, Minahasa, Sulawesi Utara, 27 Desember 2016. Presiden meresmikan proyek infrastruktur PLTP Lahendong Unit 5 & 6 Minahasa. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo, didampingi Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto, dan Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Irfan Zainuddin meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Unit 5 & 6 PT Pertamina Geothermal Energy Lahendong disela-sela peresmian di Tompaso, Minahasa, Sulawesi Utara, 27 Desember 2016. Presiden meresmikan proyek infrastruktur PLTP Lahendong Unit 5 & 6 Minahasa. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan dana pensiun dari Jepang, Cina, dan Korea Selatan sebagian telah masuk ke Indonesia. Dana pensiun tersebut merupakan program pembiayaan investasi nonanggaran pemerintah (PINA).

    “Dari Jepang, Korea, dan Cina, mereka sudah masuk duluan,” kata Bambang usai menghadiri acara International Management Accountant Conference (IMAC) 2017 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta pada Rabu, 6 Desember 2017.

    Bambang mengatakan dana dari Jepang dan Cina itu terutama akan dialokasikan untuk proyek pembangkit listrik, jalan tol, dan bandar udara. Dia merinci, dana asing akan digunakan untuk mendanai proyek listrik yang dikelola PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), proyek tol PT Waskita Karya Tbk (Persero), dan Bandar Udara Kertajati. Adapun proyek jalan tol yang diutamakan, kata Bambang, adalah tol Trans Jawa.

    “Rata-rata untuk proyek listrik, jalan tol dan bandara terutama Bandara Kertajati,” ujar Bambang.

    Bambang mengatakan, dana pensiun itu diproyeksikan dapat mendorong proyek-proyek yang dikerjakan pemerintah. Selain itu, pemerintah mendorong pula PLN dan Waskita untuk mencari rekanan lain agar mendapat tambahan modal. “Kami lagi dorong supaya mereka bisa mendapatkan partner sehingga mendapat tambahan modal,” ujarnya.

    Selain dana pensiun dari ketiga negara ini, Bambang mengatakan bakal ada pula investasi dari Amerika Serikat dan Kanada. Namun, kedua negara tersebut kemungkinan baru akan menyuntikkan dana pada awal tahun depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.