Ini 50 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Forbes kembali menempatkan R. Budi dan Michael Hartono di urutan pertama daftar orang Indonesia paling kaya. Nilai kekayaan Budi dan Michael adalah US$ 15 miliar (setara dengan Rp 175 triliun). Forbes.com

    Forbes kembali menempatkan R. Budi dan Michael Hartono di urutan pertama daftar orang Indonesia paling kaya. Nilai kekayaan Budi dan Michael adalah US$ 15 miliar (setara dengan Rp 175 triliun). Forbes.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Majalah Forbes pada Rabu, 29 November 2017, merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia 2017. Ada dua nama baru yang masuk dalam daftar itu, yakni Arini Subianto dan Hartono Kweefanus.

    Arini Subianto, menggantikan ayahnya, Benny Subianto, yang meninggal pada Januari 2017. Salah satu pemilik toko buku Aksara ini, sekarang memegang kendali Persada Capital Investama.

    Baca juga: Bos Djarum Ini Kembali Jadi Orang Terkaya Indonesia

    Hartono Kweefanus, yang masuk dalam daftar 50 orang terkaya Indonesia, adalah pemilik kerajaan biskuit Monde Nissin dan Khong Guan Biscuit. Dua nama yang sempat menghilang dari daftar, Iwan Lukminto dan The Ning King, kembali masuk.

    Tidak semua yang ada dalam daftar, mengalami masa menyenangkan di tahun ini. Kekayaan 16 orang tercatat mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Tiuga orang terdepak dari kelompok 50 besar ini, termasuk Arifin Panigoro pemilik Medco Energi Internasional.

    Berikut daftar 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes: (Urutan, Nama, Kekayaan, Umur, Usaha)

    1 Budi dan Michael Hartono $32,3 miliar 67 Djarum
    2 Eka Tjipta Widjaja $9,1 miliar 94 Sinar Mas
    3 Susilo Wonowidjojo $8,8 miliar 61 Gudang Garam
    4 Anthoni Salim  $6,9 miliar 68 Salim Group
    5 Sri Prakash Lohia $6,4 miliar 65 Indorama

    6 Boenjamin Setiawan $3,65 miliar 84 Kalbe Farma
    7 Chairul Tanjung $3,6 miliar 55 Trans Corp
    8 Tahir $3,5 miliar 65 Mayapada
    9 Mochtar Riady $3 miliar 88 Lippo
    10 Jogi Hendra Atmadja $2,7 miliar 71 Mayora

    11 Prajogo Pangestu $2,6 miliar  73 Barito Pacific
    12 Murdaya Poo $2,2 miliar  76 Centra Cipta Murdaya
    13 Peter Sondakh $1,9 miliar  67 Rajawali
    14 Putera Sampoerna $1,8 miliar  70 Sampoerna Strategic
    15 Eddy Katuari $1,7 miliar  66 Wings

    16 Kuncoro Wibowo $1,6 miliar  61 Ace Hardware
    17 Husodo Angkosubroto $1,55 miliar  62 Gunung Sewu
    18 Low Tuck Kwong $1,53 miliar  69 Bayan Resource
    19 Theodore Rachmat $1,5 miliar  73 Adaro
    20 Djoko Susanto $1,47 miliar  67 Alfamart

    21 Ciputra $1,45 miliar  86 Jaya Group
    22 Ciliandra Fangiono $1,42 miliar  41 First Resources Ltd
    23 Garibaldi Thohir $1,41 miliar  52 Adaro
    24 Martua Sitoru $1,4 miliar  57 Wilmar/Gamaland
    25 Soegiarto Adikoesoemo $1,35 miliar  79 AKR

    26 Eddy Kusnadi Sariaatmadja $1,3 miliar 64 Indosiar, SCTV, Emtek
    27 Alexander Tedja $1,25 miliar  72 Pakuwon Djati
    28 Husain Djojonegoro $1,2 miliar  68 Orangtua Group
    29 Harjo Sutanto $1,18 miliar  91 Wings
    30 Sukanto Tanoto $1,1 miliar  67 Royal Golden Eagle

    31 Hary Tanoesoedibjo $1,05 miliar  52 MNC
    32 Aksa Mahmud $1,04 miliar  72 Bosowa
    33 Kusnan & Rusdi Kirana $970 juta   - Lion Air
    34 Bachtiar Karijuta   $900 juta   60 Musim Mas
    35 Hashim Djojohadikusumo $850 juta   63 Arsari

    36 Sjamsul Nursalim   $830 juta   76 Gajah Tunggal, MAP 
    37 Arini Sarraswati Subianto $820 juta   46 Persada Capital
    38 Sudhamek $810 juta   61 Garuda Foods
    39 Achmad Hamami $800 juta   87 Trakindo
    40 Lim Hariyanto Sarwono $790 juta   89 Bumitama Agri

    41 Abdul Rasyid $780 juta  59 Sawit Sumbermas
    42 Edwin Soeryadjaya $720 juta   68 Saratoga
    43 Osbert Lyman $700 juta   67 Lyman Group
    44 Kartini Muljadi $680 juta   87 Tempo Scan Pacific
    45 Purnomo Prawiro $640 juta   70 Blue Bird

    46 Hartono Kweefanus $540 juta   - Monde Nissin, Khong Guan Biscuits
    47 Irwan Hidayat $500 juta   - Sido Muncul
    48 Iwan Lukminto $490 juta   42 Sritex Group
    49 Santosa Handojo $460 juta   53 Japfa Comfeed
    50 The Ning King $450 juta   86 Argo Manunggal

    Forbes.com


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Baru OK Otrip, Jak Lingko Beroperasi 1 Oktober 2018

    Pemerintah DKI Jakarta meluncurkan transportasi massal terintegrasi, Jak Lingko pada 1 Oktober 2018. Jak Lingko adalah rebranding OK Otrip.